Pragmata(Sumber:eurogamer.net)
INDOZONE.ID - Setelah penantian panjang sejak pertama kali diumumkan pada 2020, Pragmata akhirnya kembali mencuri perhatian publik setelah Capcom mengonfirmasi bahwa game fiksi ilmiah unik ini akan hadir di Nintendo Switch 2 bersamaan dengan perilisannya pada 24 April mendatang.
Baca juga: Pragmata: Game Aksi dan Puzzle dengan Sentuhan Ritme yang Siap Guncang 2026
Pragmata merupakan proyek yang telah melalui perjalanan pengembangan cukup panjang, mengingat game ini awalnya direncanakan rilis pada 2022 sebelum mengalami beberapa kali penundaan.
Kini, setelah bertahun-tahun berada dalam status “in development”, Capcom akhirnya menetapkan tanggal rilis yang pasti dan menunjukkan kepercayaan diri terhadap kualitas akhir game tersebut.
Keputusan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Pragmata telah mencapai tahap pengembangan yang matang dan siap diperkenalkan secara luas kepada publik.
Sejak awal pengumuman, Pragmata menarik perhatian karena konsepnya yang tidak biasa, menampilkan seorang astronaut bersenjata canggih yang ditemani oleh seorang gadis kecil bernama Diana.
Hubungan antara dua karakter ini menjadi inti pengalaman bermain, di mana kerja sama, interaksi, dan pemanfaatan kemampuan unik Diana berperan penting dalam menyelesaikan tantangan.
Pendekatan ini membuat Pragmata terasa lebih personal dan emosional dibandingkan game aksi fiksi ilmiah pada umumnya.
Selain pengumuman platform baru, Capcom juga mengonfirmasi bahwa demo gameplay Pragmata akan tersedia di Steam pada hari yang sama dengan pengumuman tersebut.
Demo ini memberikan kesempatan bagi kamu untuk merasakan langsung loop gameplay Pragmata sebelum perilisan penuh, mulai dari mekanik pertempuran hingga teka-teki berbasis sistem.
Capcom juga menyebutkan bahwa demo akan menyusul ke platform lain di kemudian hari, sehingga pemain konsol tetap bisa mencobanya sebelum membeli.
Berdasarkan impresi terbaru, Pragmata menawarkan perpaduan aksi dan strategi yang lebih kompleks dibandingkan demo-demo konsep sebelumnya.
Pemain dituntut untuk berpikir taktis, memanfaatkan lingkungan, serta menggunakan kemampuan Diana secara efektif untuk menembus sistem pertahanan musuh.
Pendekatan ini membuat Pragmata terasa lebih menantang, sekaligus lebih memuaskan bagi kamu yang menyukai gameplay yang menguji logika dan refleks secara bersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer