Horror Game(Sumber:eurogamer.net)
INDOZONE.ID - Studio Frictional Games kembali mengguncang dunia game horor dengan mengumumkan Ontos, sebuah game fiksi ilmiah bernuansa horor eksistensial yang disebut sebagai penerus spiritual dari Soma dan dijadwalkan rilis tahun depan untuk Xbox Series X/S, PlayStation 5, serta PC.
Baca juga: 'The FunSkin Project': Game Survival Horror Isometrik Baru Siap Hadir di PC
Ontos berlatar di sebuah hotel bulan bekas bernama Samsara, sebuah lokasi misterius di pinggir realitas yang mengundang kamu datang melalui pesan dari ayah sang protagonis, Aditi Amani, yang telah lama terasing.
Namun sejak langkah pertama, Samsara digambarkan bukan sekadar pos terpencil, melainkan tempat di mana realitas terpecah, kebenaran terkubur di balik lapisan ilusi, dan setiap sudut menyimpan rahasia yang menunggu untuk diungkap.
Lingkungan dalam Ontos dirancang sangat kontras dan tidak lazim, mulai dari laboratorium yang dibangun di dalam kasino mewah, eksperimen aneh di kolam renang kosong, hingga mesin-mesin asing yang berdiri di gua bulan kuno.
Frictional Games menyebut Ontos sebagai sci-fi mystery dengan fokus kuat pada cerita imersif, di mana setiap ruang yang kamu jelajahi memiliki narasi tersendiri yang saling terhubung secara perlahan.
Alih-alih menyajikan jawaban secara langsung, game ini mendorong kamu untuk menyusun potongan cerita sendiri, menggali makna tersembunyi, dan mempertanyakan apa yang sebenarnya nyata di dunia Samsara.
Pendekatan ini membuat Ontos terasa lebih seperti perjalanan psikologis daripada sekadar game horor konvensional.
Secara gameplay, Ontos mengusung mekanik berbasis sistem yang menuntut interaksi langsung, mulai dari memanipulasi mesin, mengelola material, hingga mengoperasikan sistem analog kuno yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman.
Kamu tidak hanya dituntut untuk bertahan hidup, tetapi juga berpikir kritis, melakukan riset, dan menggunakan kecerdikan sebagai alat utama untuk maju.
Setiap tindakan terasa memiliki bobot, karena kesalahan kecil dapat berujung pada konsekuensi besar yang sulit diperbaiki.
Ontos menghadirkan rangkaian eksperimen mengerikan dan pertemuan yang mengganggu, yang secara perlahan mendorong batas antara sains, etika, dan kemanusiaan.
Game ini secara eksplisit mengajak kamu untuk menghadapi pertanyaan eksistensial tentang jiwa, penderitaan, dan struktur realitas itu sendiri.
Pilihan moral yang kamu ambil akan berdampak jangka panjang, dan bahkan keputusan yang terasa paling benar pun bisa berujung pada hasil yang menghancurkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer