Elden Ring (Sumber:eurogamer.net)
INDOZONE.ID - Elden Ring: Nightreign - The Forsaken Hollows hadir sebagai ekspansi yang bukan hanya mengangkat intensitas petualangan ke level baru, tetapi juga meninggalkan rasa penasaran yang membuat para pemain mendambakan lebih banyak konten.
Dengan atmosfer gelap yang kian menekan dan tantangan yang semakin brutal, ekspansi ini berhasil memperkuat daya tarik dunia Elden Ring sekaligus membuka babak baru yang memikat untuk dijelajahi.
Baca juga: Elden Ring: Tarnished Edition untuk Switch 2 Resmi Diundur ke 2026 demi Performa yang Lebih Baik
Tujuh bulan sejak perilisannya, Elden Ring: Nightreign akhirnya menemukan ritmenya.
Game multiplayer Soulslike ini memang terasa unik pada awalnya kamu berlarian mengelilingi peta sebagai karakter preset sambil menyiapkan diri menghadapi para Nightlord dalam pertarungan megah penuh efek teatrikal.
Kini, mayoritas pemain sudah memahami rute, menguasai moveset karakter, mengumpulkan Relics yang kuat, dan mengetahui celah setiap bos.
Bahkan bermain dengan pemain acak kini jauh lebih mudah karena koordinasi sudah meningkat.
Namun kedatangan DLC The Forsaken Hollows membuat semua itu berubah.
Seperti biasa, FromSoftware menambah tingkat kesulitan, menghadirkan konten baru yang menuntut adaptasi: dua karakter baru, satu event peta yang benar-benar mengubah permainan, dan dua Nightlord baru yang siap menguji kekompakan tim.
Hasilnya? Rasa urgensi yang dulu sempat memudar kini kembali sepenuhnya.
Keduanya bersinar terutama lewat Ultimate Skill masing-masing.
Undertaker bisa melancarkan Loathsome Hex dua kali jika disinkronkan dengan Ultimate rekannya jadi komunikasi jelas jadi kunci.
Sementara Scholar mampu menghubungkan banyak musuh lewat kemampuan Communion, menghasilkan damage masif jika tim bisa memanfaatkan momennya.
Dengan area of effect luas, serangan status berbahaya, dan pola yang mengingatkan pada raid MMO, bos-bos ini menuntut pembagian peran yang rapi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net