Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 01 NOVEMBER 2025 • 12:35 WIB

Naoki Hamaguchi Bongkar Rahasia di Balik Final Fantasy 7 Remake Trilogy: Tantangan & Visi Besarnya

Naoki Hamaguchi Bongkar Rahasia di Balik Final Fantasy 7 Remake Trilogy: Tantangan & Visi BesarnyaFinal Fantasy 7 Remake Trilogy(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Remake Final Fantasy 7 bisa dibilang sebagai proyek paling berisiko di industri game modern.

Menghidupkan kembali salah satu RPG paling ikonik sepanjang masa bukan hal yang mudah, bahkan bisa jadi “pedang bermata dua”.

Tapi di tangan sutradara Naoki Hamaguchi, Square Enix berhasil menata ulang kisah klasik ini menjadi trilogi spektakuler yang terus memikat pemain lama dan baru.

Kini, Hamaguchi berbagi cerita tentang bagaimana timnya mengembangkan bagian ketiga Final Fantasy 7 Remake Trilogy, tanpa banyak dokumen asli untuk dijadikan acuan, dan bagaimana mereka menjaga visi kreatif agar tetap setia pada semangat orisinalnya.

Baca juga: 'Final Fantasy 7' Remake dan Rebirth Hadir dalam Paket Fisik Ganda untuk PS5, Rilis Desember Ini!

Hampir Tak Ada Dokumen Asli yang Tersisa

Saat diwawancarai oleh Eurogamer, Hamaguchi mengaku bahwa pengembangan Final Fantasy 7 Remake menghadapi tantangan unik — terutama karena nyaris tidak ada dokumentasi dari versi orisinal tahun 1997 yang bisa dijadikan referensi.

“Kamu pasti tahu bagaimana pengembangan game di tahun 90-an... hampir semua dokumen sudah hilang.

Beberapa sketsa karakter masih tersisa, dan beberapa catatan bisa ditemukan di buku panduan seperti Ultimania Guide, tapi selebihnya hampir tidak ada.

Meski begitu, keberadaan para legenda seperti Yoshinori Kitase, Tetsuya Nomura, Motomu Toriyama, dan Kazushige Nojima yang masih terlibat langsung dalam proyek remake ini menjadi penyelamat besar.

Menurut Hamaguchi, ia bisa langsung berdiskusi dengan mereka untuk memastikan setiap elemen tetap selaras dengan visi asli tim pengembang terdahulu.

Menjaga Esensi Tanpa Menjadi “Fan Fiction”

Sebagai penggemar berat Final Fantasy 7 sejak kecil, Hamaguchi sadar bahwa ada godaan besar untuk menambahkan interpretasinya sendiri ke dalam remake.

Namun, ia memilih untuk tetap menghormati karya aslinya.

“Aku tidak ingin menjadikan versi remake ini sebagai fan fiction dari pandangan pribadiku sebagai penggemar,” jelasnya.

Karena tidak adanya dokumentasi lama, diskusi langsung dengan para kreator orisinal menjadi cara utama untuk menjaga arah cerita tetap autentik, sekaligus memberi ruang bagi interpretasi baru yang relevan untuk pemain masa kini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Naoki Hamaguchi Bongkar Rahasia di Balik Final Fantasy 7 Remake Trilogy: Tantangan & Visi Besarnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!