Battlefield 6(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kamu merasa tembakanmu di Battlefield 6 sering meleset meski sudah bidik dengan presisi? Jangan buru-buru menyalahkan kemampuan aim kamu dulu.
Karena ternyata, ada bug yang membuat peluru tidak akurat bahkan saat kamu sudah menembak dengan teknik yang benar.
Baca juga: Battlefield 6 Rilis Pembaruan untuk Perbaiki Bug Lompatan dan Pantau Mode Breakthrough
Dalam kondisi normal, sistem tembakan di Battlefield 6 bekerja dengan pola recoil dan bullet dispersion (penyebaran peluru).
Saat kamu menahan tembakan otomatis terlalu lama, peluru akan mulai menyebar menjauh dari titik bidikan utama.
Tujuannya memang agar pemain tidak bisa menembak dengan akurasi sempurna sepanjang waktu, sekaligus mendorong gaya tembak realistis berupa burst fire atau tembakan pendek beruntun.
Namun, masalah muncul ketika sistem penyebaran peluru ini tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Berdasarkan laporan dari para pemain, bug baru membuat efek bloom (penyebaran tembakan) tidak reset sepenuhnya meski kamu sudah berhenti menembak sejenak.
Akibatnya, ketika kamu kembali menembak, peluru tetap menyebar seperti sebelumnya bikin tembakan makin tidak akurat.
Menariknya, isu ini sempat muncul juga pada versi beta Battlefield 6.
Banyak yang mengira bug ini kembali, tapi menurut Florian Le Bihan, Principal Game Designer Battlefield 6, masalah kali ini ternyata berbeda dari bug lama tersebut.
“Bug di versi Beta sebenarnya sudah kami perbaiki. Tapi kami menemukan dua masalah baru yang memengaruhi sistem dispersion atau bloom secara tidak sengaja. Tim kami sedang memperbaikinya dan juga meninjau ulang keseimbangan sistem tembakan secara keseluruhan,” jelas Florian lewat akun X-nya.
Baca juga: Battlefield 6 Bikih Heboh, Pemain Temukan Cara Naik ke Atap dan Area Terlarang untuk Sniping!
Meskipun terlihat kecil, bug ini berdampak besar bagi pemain kompetitif yang sangat bergantung pada akurasi tembakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net