Ilustrasi kejahatan siber di dalam game (freepik).
INDOZONE.ID - Dunia game online telah berevolusi dari sekadar hobi menjadi sebuah semesta digital yang masif, lengkap dengan ekonomi, komunitas, dan interaksi sosialnya sendiri.
Jutaan orang, terutama dari kalangan muda, menghabiskan waktu berjam-jam di dalamnya.
Namun, seperti dunia nyata, semesta digital ini tidak luput dari sisi gelap seperti halnya kejahatan.
Menjawab tantangan tersebut, Kepolisian Denmark membuat sebuah terobosan revolusioner pada tahun April 2022 silam dengan membentuk Politiets Online Patrulje, unit patroli polisi game online pertama di dunia.
Baca juga: Epic Midnight Channel Ming, Skin Gratis Baru dari Honor of Kings, Ini Cara Mendapatkannya!
Hal tersebut bukan hanya sekadar gagasan unik, melainkan sebuah respons strategis terhadap pergeseran arena kriminalitas.
Kehadiran mereka memunculkan pertanyaan penting bagi negara dengan populasi gamer raksasa seperti Indonesia.
Melansir dari EuroNews, Politiets Online Patrulje atau Patroli Daring Polisi adalah unit khusus yang terdiri dari petugas polisi yang turun ke jalan di dunia maya.
Baca juga: Jelang Ulang Tahun ke-10, Honor of Kings Bagi-Bagi Skin Gratis!
Alih-alih berpatroli dengan mobil di jalanan kota, mereka masuk ke dalam platform dan game yang populer di kalangan anak muda.
Misi mereka tidak hanya reaktif (menangkap penjahat), tetapi justru sangat proaktif dan preventif.
Mereka melakukan operasi tersebut dengan cara yang bisa dibilang cukup menarik.
Petugas membuat akun di berbagai platform seperti Discord, Twitch, Instagram, dan masuk ke dalam game populer seperti Fortnite, Counter-Strike, dan Minecraft.
Baca juga: Menuju PMGC 2025, Alter Ego Ares Tantang Rival Lama dan Pendatang Baru di “Piala Dunia” PUBG Mobile!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Euronews.com