Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 16:15 WIB

Yooka-Replaylee: Apakah Playtonic Berhasil Membuat Pemain Tergoda Kembali?

Yooka-Replaylee: Apakah Playtonic Berhasil Membuat Pemain Tergoda Kembali?Yooka-Replaylee(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Setelah hampir delapan tahun sejak perilisan pertamanya di 2017, Playtonic kembali menghadirkan petualangan si bunglon Yooka dan kelelawar Laylee lewat versi remaster berjudul Yooka-Replaylee.

Game platformer 3D ini memang sejak awal digadang-gadang sebagai penerus spiritual dari Banjo-Kazooie karya Rare, dengan gaya penuh warna, karakter unik, serta dunia penuh benda koleksi seperti quills dan pagies.

Namun, meski memikat secara visual, versi original sempat dikritik karena kontrol yang terasa kaku dan kurangnya ide brilian untuk membuatnya benar-benar bersinar.

Kini, Playtonic mencoba memperbaiki semua itu lewat paket baru yang lebih halus dan nyaman dimainkan.

Baca juga: Elden Ring Versi Switch 2 Dilaporkan Bermasalah, Apakah Kamu Masih Kaget?

Pesona Lama yang Dibungkus Lebih Modern

Dalam versi terbaru ini, pesona komedi dan kejenakaan khas Yooka-Laylee tetap dipertahankan.

Misalnya, kamu akan bertemu karakter unik seperti Clara Lost yang harus diselamatkan dari sebuah kuali agar tidak dijadikan santapan bandit.

Untuk menyelamatkannya, kamu perlu memanfaatkan kemampuan fire breathing serta tail spin demi menyingkirkan musuh yang mengganggu.

Tidak hanya itu, pengalaman menjelajahi level kini terasa jauh lebih mulus.

Gerakan rolling, melompat, hingga fluttering kini terhubung lebih natural, membuat pendakian di platform berbahaya jadi lebih mengalir.

Perubahan Penting di Gameplay

Beberapa peningkatan signifikan di Yooka-Replaylee membuat permainan terasa lebih menyenangkan:

  • Rolling tak lagi menguras stamina, sehingga kamu bisa bergerak lebih cepat tanpa batasan energi.
  • Penempatan item pendukung, seperti bulbs untuk kemampuan napas es, kini lebih strategis agar kamu lebih mudah menghadapi rintangan.
  • Animasi diperbarui sehingga kontrol terasa lebih responsif dan mulus.

Dalam sesi demo, terlihat jelas bagaimana perubahan ini memberi alur permainan yang lebih bebas dan nyaman.

Bahkan tantangan seperti melintasi platform yang bergoyang bisa diatasi lebih kreatif dengan memanfaatkan kekuatan es untuk membekukannya.

Cocok untuk Pemain Baru dan Lama

Dari segi suasana, Yooka-Replaylee penuh warna, menyenangkan, dan ringan dimainkan.

Dengan banyak benda untuk dikoleksi, rahasia tersembunyi, musuh kecil untuk dikalahkan, serta nuansa komedi yang membuat senyum muncul di wajah, game ini terasa cocok untuk pemain muda ataupun penggemar lama platformer klasik.

Meski begitu, jika dibandingkan dengan rilisan platformer besar seperti Donkey Kong Bananza dari Nintendo, masih ada keraguan apakah Yooka-Replaylee mampu benar-benar menonjol di tengah persaingan genre yang semakin padat.

Harga Jadi Faktor Penentu

Pertanyaan utamanya kini adalah: apakah Playtonic sudah melakukan cukup banyak perubahan untuk menarik kembali pemain lama dan memikat pemain baru? Secara konten, ada tambahan pagies baru, animasi yang diperhalus, dan kontrol lebih baik, tetapi daya tarik utama game ini mungkin akan sangat bergantung pada strategi harga.

Jika dibanderol dengan harga yang tepat, Yooka-Replaylee bisa menjadi pilihan nostalgia menyenangkan bagi penggemar lama, sekaligus pintu masuk ramah bagi pemain baru yang ingin mencoba platformer 3D.

Baca juga: Apakah Benar AI Bisa Lebih Pintar dari Manusia?

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Yooka-Replaylee: Apakah Playtonic Berhasil Membuat Pemain Tergoda Kembali?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!