Vampire: The Masquerade(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar terbaru datang dari Vampire: The Masquerade – Bloodlines 2.
Publisher Paradox Interactive dikabarkan tengah mengubah rencana monetisasi clan setelah mendapat kritik keras dari komunitas.
Baca juga: Vampire Survivors: The Board Game Siap Rilis di Kickstarter, Bawa Sensasi Bullet-Hell ke Dunia Nyata
Awalnya, Paradox berniat menjual dua dari enam clan yang bisa dimainkan, yaitu Toreador dan Lasombra, melalui paket konten bernama Shadows and Silk.
Paket ini dibanderol sekitar £20 / €22 / $22, atau bisa didapatkan lewat Premium Edition seharga £75 / €90 / $90, yang juga menyertakan konten kosmetik Santa Monica Memories.
Sementara itu, edisi standar Bloodlines 2 dihargai £50 / €60 / $60. Sekilas, model ini mirip dengan strategi penjualan game lain yang menghadirkan konten tambahan di hari peluncuran.
Namun yang dipersoalkan adalah, konten inti berupa clan justru dikunci dibalik paywall.
Dalam Bloodlines 2, pemilihan clan sama pentingnya dengan memilih kelas karakter di RPG lain.
Clan menentukan gaya bermainmu, cerita yang kamu ikuti, hingga akses ke pakaian dan NPC khusus. Misalnya:
- Toreador, mewakili vampir klasik yang memesona, dengan kekuatan untuk memikat dan mengendalikan mangsa.
- Lasombra, beroperasi dari bayangan, mampu mengendalikan kegelapan untuk menjerat musuh dan melakukan teleportasi.
Meski kamu bisa membuka kemampuan clan lain, prosesnya rumit, mahal, dan membutuhkan NPC tertentu untuk mengajarkan skill.
Artinya, pengalaman utamamu tetap sangat bergantung pada clan yang dipilih.
Keputusan ini menuai kritik tajam. Banyak pemain menilai, menjual clan sebagai DLC saat perilisan sama saja dengan memotong konten inti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net