Pete Parsons Mundur dari Bungie(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Pete Parsons, CEO Bungie yang sudah lebih dari dua dekade memimpin studio, akhirnya resmi mengundurkan diri.
Keputusan ini datang setelah bertahun-tahun kritik dari karyawan, komunitas, hingga gelombang PHK massal yang mengguncang reputasi Bungie. Dalam pernyataannya, Parsons mengatakan dirinya “memutuskan untuk menyerahkan tongkat estafet.”
Namun, bagi banyak fans dan karyawan, kalimat itu terdengar ironis, mengingat studio yang ia pimpin dianggap sudah lama “terbakar.”
Kini, posisi CEO akan digantikan oleh Justin Truman, sosok yang sudah 15 tahun bekerja di Bungie melalui seri Destiny dan proyek ambisius terbaru, Marathon.
Baca juga: GPT-4o Kembali ke ChatGPT: OpenAI Mundur Setelah Terima Kritik Pengguna
Parsons mulai memimpin Bungie sejak 2015 dengan visi menjadikan studio ini sebagai pengembang game yang mampu melahirkan karya ikonik lintas generasi.
Di bawah kepemimpinannya, Bungie:
Namun, di balik capaian tersebut, Parsons juga meninggalkan catatan kelam berupa ratusan PHK, tudingan manajemen buruk, hingga isu lingkungan kerja toksik.
Beberapa hal yang membuat Parsons banyak disorot antara lain:
PHK Massal
Setelah akuisisi Sony, Bungie mem-PHK sekitar 100 orang (8%) staf pada 2023, lalu disusul dengan 220 orang (17%) di tahun berikutnya. Total, hampir seperempat karyawan Bungie kehilangan pekerjaan hanya dalam waktu 9 bulan.
Manajemen yang Dianggap Arogan
Banyak karyawan menyebut pihak manajemen bersikap dingin, bahkan sinis terhadap kesedihan para pekerja yang di-PHK.
Koleksi Mobil Mewah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net