Fans Hytale Penuhi WPlace dengan Seni (Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Para penggemar setia Hytale menunjukkan dukungan mereka dengan cara unik.
Sebuah karya seni digital raksasa bertuliskan "#SaveHytale" kini menghiasi WPlace, tepat di area virtual yang berada di atas kantor pusat Riot Games.
Aksi ini merupakan gerakan komunitas yang kecewa atas pembatalan game sandbox ambisius tersebut.
Baca juga: Setelah 10 Tahun Dikembangkan, Game Minecraft KW 'Hytale' Resmi Dibatalkan
Hytale pertama kali diumumkan pada tahun 2015 dan langsung mencuri perhatian para gamer dengan konsep sandbox yang kreatif.
Namun, meski sempat mendapat investasi besar dari Riot Games dan akhirnya diakuisisi, proyek ini resmi dibatalkan pada Juni 2025.
Pengembangnya, Hypixel Studios, mengungkap bahwa mereka sempat mencari pendanaan tambahan dari pihak lain, namun tidak berhasil.
Dengan masalah pengembangan yang berlarut-larut dan tanpa dana segar dari Riot, game ini dibiarkan terbengkalai.
Sepuluh tahun sejak diumumkan, Hytale tetap belum selesai, dan itu menjadi titik akhir yang memutuskan nasibnya.
WPlace adalah platform interaktif yang memungkinkan pengguna mewarnai satu piksel setiap 30 detik di peta virtual mirip Google Maps.
Dari sini, komunitas dapat membuat karya seni kolaboratif berskala besar.
Para penggemar Hytale memanfaatkan fitur ini untuk membuat mural digital terbesar di Los Angeles yang menampilkan slogan #SaveHytale.
Proyek ini menjadi simbol perjuangan komunitas agar Hytale bisa diselamatkan, entah melalui kembalinya IP ke pendiri asli Hypixel, Simon, atau lewat jalur alternatif lain.
Walaupun Hytale secara resmi telah dihentikan, banyak penggemar yang masih berharap ada keajaiban yang bisa menghidupkan kembali proyek ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net