Dragon Age Trilogy Remaster Pernah Diajukan ke EA(Sumber:X/Eurogamer)
Mark Darrah Bongkar
INDOZONE.ID - Kabar mengejutkan datang dari mantan veteran seri Dragon Age, Mark Darrah.
Dalam wawancaranya bersama YouTuber MrMattyPlays, Darrah mengungkap bahwa BioWare pernah mengajukan ide remaster tiga game pertama Dragon Age ke EA.
Sayangnya, publisher tersebut menolak dengan alasan yang disebut Darrah sebagai "EA pada dasarnya menolak uang gratis" dan memiliki kebijakan anti-remaster.
Darrah, yang pernah menjadi eksekutif produser untuk tiga game pertama Dragon Age sebelum meninggalkan BioWare, menjelaskan bahwa perbedaan sikap EA terhadap Mass Effect dan Dragon Age menjadi salah satu faktor penting.
Mass Effect mendapat remaster dalam bentuk Legendary Edition pada 2021, sementara Dragon Age tidak pernah mendapatkan perlakuan serupa.
Baca juga: Drama Internal BioWare: Ketika Dragon Age dan Mass Effect Tak Pernah Sejalan di Balik Layar
Menurut Darrah, EA lebih mudah melihat potensi Mass Effect sebagai game arus utama dibanding Dragon Age.
Karena itu, Dragon Age kerap ditekan untuk menjadi lebih mainstream dan mudah diakses.
Bahkan, game seperti Dragon Age: Inquisition lahir sebagai bentuk reaksi terhadap tuntutan tersebut.
Remaster tiga game pertama Dragon Age awalnya direncanakan dengan judul The Champions Trilogy.
Namun, EA yang disebut “tidak suka remaster” menolak ide tersebut tanpa alasan jelas.
Darrah menyebut keputusan ini aneh untuk perusahaan publik yang biasanya mencari profit cepat.
Selain itu, tantangan teknis juga menjadi penghalang. Ketiga game Dragon Age dibuat dengan mesin yang berbeda, sehingga proses remaster akan lebih rumit dibanding Mass Effect.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net