INDOZONE.ID - Turnamen esports pelajar terbesar di Indonesia, Garena Youth Championship (GYC) 2025 Free Fire, kembali digelar mulai 9 Agustus hingga 29 November 2025.
Memasuki tahun ketiganya, ajang ini semakin memperkuat kolaborasi antara dunia esports dan dunia pendidikan.
Dengan menggandeng Universitas Ciputra Surabaya, GYC 2025 Free Fire memberikan total beasiswa senilai Rp21 miliar, menjadi salah satu bentuk komitmen Garena untuk mendorong prestasi pelajar secara akademik dan non-akademik.
"Turnamen ini kami rancang bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi sebagai bentuk dukungan agar pelajar tetap berprestasi tanpa mengesampingkan pendidikan,” ujar Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh.
Baca juga: Emote Pacu Jalur Hadir di Gameplay Free Fire
Sejak pertama kali diselenggarakan, GYC mewajibkan peserta memiliki nilai rapor rata-rata minimal 65, berstatus sebagai siswa aktif SMP hingga SMA/sederajat, serta membawa surat rekomendasi dari sekolah. Ini dilakukan untuk menekankan pentingnya pendidikan meski pelajar menekuni dunia esports.
Turnamen ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Kemenpora RI, dan PBESI, memperkuat posisi GYC sebagai ajang esports resmi di tingkat pelajar nasional.
GYC 2025 Free Fire akan berlangsung melalui serangkaian tahapan seleksi, baik offline maupun online, dengan cakupan hingga 82 kota di Indonesia. Berikut format lengkapnya:
Baca juga: Evos Divine Juara Dunia! Indonesia Bawa Pulang Trofi Free Fire Esports World Cup 2025
Hadiah & Beasiswa: Integrasi Passion dan Pendidikan
“Kami percaya esports dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Beasiswa ini jadi bentuk nyata dukungan kami terhadap masa depan generasi muda,” ujar Rektor Universitas Ciputra Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto.
Pendaftaran untuk mengikuti GYC 2025 Free Fire akan ditutup pada 8 Agustus 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Garena