Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 05 JULI 2025 • 20:10 WIB

Mantan Petinggi Ubisoft Terbukti Bersalah dalam Kasus Pelecehan di Prancis, Dihukum Denda dan Penjara Percobaan

Mantan Petinggi Ubisoft Terbukti Bersalah dalam Kasus Pelecehan di Prancis, Dihukum Denda dan Penjara PercobaanMantan Petinggi Ubisoft Terbukti Bersalah dalam Kasus Pelecehan di Prancis(Sumber:X/Eurogamer) 

INDOZONE.ID - Tiga mantan eksekutif senior Ubisoft resmi dinyatakan bersalah oleh pengadilan Prancis atas kasus pelecehan yang terjadi sebelum mereka mundur dari perusahaan pada 2020.

Di antara mereka adalah Serge Hascoet, mantan Chief Creative Officer sekaligus orang nomor dua di Ubisoft.

Baca juga: Rayman Siap Comeback! Ubisoft Resmi Kembangkan Game AAA Terbaru setelah Fase Eksplorasi

Kasus Lama, Vonis Baru: Tiga Eks Eksekutif Ubisoft Terjerat Hukum

Ketiganya  Serge Hascoet, Tommy François, dan Guillaume Patrux menjalani proses hukum atas tuduhan pelecehan psikologis hingga pelecehan seksual selama mereka menjabat di Ubisoft.

 Ketiganya mundur dari perusahaan di tahun 2020, ketika berbagai tuduhan serius soal perilaku tidak pantas di lingkungan kerja Ubisoft mulai mencuat ke publik.

Dilaporkan oleh The Guardian, Tommy François, yang saat itu menjabat sebagai kepala editorial Ubisoft, divonis hukuman penjara tiga tahun dengan masa percobaan serta denda €30.000.

 Ia dinyatakan bersalah atas pelecehan seksual, pelecehan psikologis, dan percobaan pelecehan seksual.

Selama persidangan, François disebut pernah mencoba mencium paksa seorang karyawan wanita dan memaksanya melakukan handstand saat mengenakan rok.

Sementara itu, Serge Hascoët dijatuhi hukuman penjara delapan bulan dengan masa percobaan serta denda €45.000.

Ia dinyatakan bersalah atas pelecehan psikologis dan komplikasi dalam pelecehan seksual.

Dalam persidangan, Hascoët juga dituduh pernah melontarkan komentar rasis dan melakukan tindakan intimidatif lainnya di tempat kerja.

Guillaume Patrux, yang pernah menjabat sebagai game director, juga divonis bersalah atas pelecehan psikologis, dan dijatuhi penjara 12 bulan dengan masa percobaan serta denda €10.000.

Bukti di pengadilan menunjukkan Patrux pernah memukul dinding, berpura-pura menyerang karyawan, hingga membakar jenggot rekan kerjanya dengan pemantik api.

Tanggapan Ubisoft dan Situasi Internal di Tahun 2020

Kasus ini mencuat ke publik pada tahun 2020, ketika banyak laporan pelecehan seksual dan kekerasan verbal di lingkungan Ubisoft tersebar luas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mantan Petinggi Ubisoft Terbukti Bersalah dalam Kasus Pelecehan di Prancis, Dihukum Denda dan Penjara Percobaan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!