Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 19:25 WIB

Genap 20 Tahun, Asus ROG Perkuat Identitas Lewat Inovasi Baru Berbasis AI

Author

ROG Zephyrus Duo (GX651): Laptop Dual Layar. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID ASUS Republic of Gamers atau ROG resmi merayakan 20 tahun kiprahnya sebagai salah satu pionir teknologi gaming dunia. Di Indonesia, ROG bahkan sudah jadi brand gaming nomor satu sejak 2015.

Masuk usia dua dekade, mereka tidak hanya nostalgia atau throwback produk lama. ROG langsung memperkenalkan standar baru laptop gaming berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan ekosistem yang semakin lengkap.

Menurut Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, semangat “For Those Who Dare” bukan sekadar tagline. Lewat ROG Lab, ASUS terus menghadirkan inovasi yang bukan hanya tempelan fitur, tapi benar-benar mengarah ke masa depan gaming.

Baca juga: Bocoran Terbaru iPhone 18 Pro: Warna Deep Red dan Kamera Canggih yang Bikin Penasaran

Tahun 2026 disebut jadi titik penting karena AI sekarang bukan lagi fitur tambahan, melainkan sudah jadi otak utama yang mengatur performa, pendinginan, sampai kualitas visual.

ROG Zephyrus Duo (GX651): Laptop Dual Layar

Spesifikasi ROG Zephyrus Duo (GX651): Laptop Dual Layar. (Eliani Kusnedi)

ROG Zephyrus Duo kembali hadir dengan konsep layar ganda yang jadi ciri khasnya. Namun, kini sudah dibekali dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED 120Hz yang makin tajam dan responsif.

Untuk gamer, layar kedua bisa dipakai pantau map, chat, atau streaming tools tanpa ganggu layar utama. Buat kreator konten, ini seperti punya workspace ekstra langsung di satu device.

Soal dapur pacu, laptop ini bisa ditenagai hingga NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Laptop GPU dan sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan vapor chamber serta liquid metal. Artinya, dipakai gaming berat atau kerja rendering lama tetap stabil.

Baca juga: Infinix NOTE 60 Resmi Hadir: Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate 5G, Harga Lebih Terjangkau

ROG Zephyrus G14 & ROG Zephyrus G16: Tipis, Premium, Tenaganya Unggul

Jika kamu cari laptop ringan tapi tetap bertenaga, seri Zephyrus G14 dan G16 terbaru ini jadi opsi menarik.

Ditenagai Intel Core Ultra Series 3 dengan NPU hingga 50 TOPS, laptop ini sudah siap buat akselerasi AI. Mulai dari streaming, editing, sampai gaming dengan DLSS 4 berbasis arsitektur NVIDIA Blackwell, semua bisa jalan lebih optimal.

Tersedia juga varian AMD Ryzen™ AI yang sudah berlabel Copilot+. Layarnya memakai ROG Nebula HDR dengan tingkat kecerahan hingga 1100 nits dan 100 persen DCI-P3, jadi warna terlihat tajam dan akurat.

Desainnya tetap jadi daya tarik, dengan bodi aluminium CNC dan Slash Lighting yang membuat tampilannya futuristik tapi tetap elegan.

TUF Gaming: Tangguh, Lebih Terjangkau, Tetap AI Ready

Selain lini ROG, ASUS juga memperkuat seri TUF Gaming lewat model A14, A16, dan F16.

Beberapa varian ditenagai AMD Ryzen™ AI Max+ 392 dengan desain “Strix Halo” yang performanya diklaim bisa mendekati laptop dengan RTX 5060.

Bobotnya mulai 1,48 kg dan sudah lolos uji standar militer MIL-STD-810H. Cocok untuk mahasiswa atau profesional muda yang butuh laptop kuat tapi tetap ringkas.

Fitur Auto-switch Unified Memory juga bikin perangkat ini lebih pintar mengatur alokasi memori saat dipakai gaming AAA atau menjalankan AI dan LLM secara lokal.

Baca juga: Google Smart Glasses Kembali Lagi? Kali Ini Fokus ke Software dan Gaya yang Lebih 'Chill'!

ROG Flow Z13-KJP: Tablet Gaming Rasa Kolektor

Salah satu highlight perayaan 20 tahun ini adalah ROG Flow Z13-KJP, hasil kolaborasi dengan Kojima Productions.

Desainnya terinspirasi karakter Ludens dan digarap langsung oleh Yoji Shinkawa, membuat perangkat ini terasa seperti collectible item, bukan sekadar gadget.

Spesifikasinya juga tidak main-main, dengan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395, Radeon™ 8060S, NPU 50 TOPS, RAM 128GB dengan Unified Quad Channel Memory. Bisa difungsikan sebagai tablet kreatif, konsol gaming portabel, sampai workstation.

Di Indonesia, unitnya sangat terbatas, hanya 50 perangkat dengan harga Rp 60.999.000. Pre-order dibuka 24 Februari sampai 4 Maret 2026, dengan pengiriman mulai 7 Maret 2026. Bonusnya termasuk game Death Stranding 2: On The Beach dan merchandise eksklusif ROG 20th Anniversary.

Bagi ROG, 20 tahun bukan garis akhir, melainkan fase baru dengan AI sebagai fondasi utama.

Lewat kombinasi performa tinggi, desain premium, dan kolaborasi lintas industri, ROG menunjukkan bahwa masa depan gaming bukan hanya soal FPS tinggi. Lebih dari itu, ini soal pengalaman menyeluruh yang makin pintar, personal, dan terintegrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Relese

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU