Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 20:45 WIB

Apple Akan Tampilkan Iklan di Aplikasi Maps, Pengguna iPhone Mulai Gerah?

Author

Apple Akan Tampilkan Iklan di Aplikasi Maps(Sumber:digitaltrends.com)

INDOZONE.ID - Apple tampaknya bersiap membawa iklan ke dalam aplikasi Apple Maps, dan hal ini bisa jadi salah satu langkah paling kontroversial perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan terbaru, fitur ini diperkirakan akan hadir mulai tahun depan, menghadirkan sistem promosi berbayar untuk restoran dan bisnis lokal agar muncul lebih tinggi dalam hasil pencarian.

Baca juga: Apple Bawa Penyegaran Lewat iOS 26.1 Beta! Fitur Liquid Glass Kini Lebih Fleksibel dan User-Friendly

Apple Maps Siap Jadi ‘Papan Iklan Digital’ Baru

Seperti yang terjadi di App Store, di mana hasil pencarian tertentu sudah memiliki label “sponsored”, Apple kini menerapkan strategi serupa di Maps.

Nantinya, ketika kamu mencari restoran atau tempat tertentu, hasil yang muncul di urutan teratas bisa jadi merupakan iklan berbayar dari bisnis lokal. Namun, Apple mengklaim pendekatannya akan berbeda dari pesaing seperti Google Maps atau Yelp.

Perusahaan mengatakan akan memanfaatkan teknologi AI cerdas untuk menampilkan iklan yang relevan dan bermanfaat, bukan sekadar promosi acak yang mengganggu.

Dari Pejuang Privasi Menjadi Penjual Iklan?

Langkah ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Beberapa tahun lalu, Apple sempat bangga memperkenalkan fitur App Tracking Transparency (ATT) — kebijakan privasi yang membatasi pelacakan aktivitas pengguna di aplikasi lain.

Fitur ini bahkan membuat pendapatan iklan platform seperti Facebook dan Snap anjlok. Namun kini, Apple justru memperluas bisnis iklannya sendiri.

Mereka sudah menayangkan iklan di App Store, Apple News, dan Stocks, yang secara kolektif menghasilkan miliaran dolar per tahun.

Dengan masuknya iklan ke Apple Maps, angka tersebut diperkirakan akan melonjak jadi puluhan miliar dolar. Apple tetap menegaskan bahwa iklan mereka tidak melanggar privasi pengguna, karena tidak melacak aktivitas lintas aplikasi.

Meski begitu, sistem iklan Apple masih memanfaatkan lokasi pengguna, jenis perangkat, dan data akun Apple ID untuk menampilkan konten yang dianggap relevan.

Pengguna iPhone Mulai Merasa “Dagangin”?

Banyak pengguna mulai merasa jenuh. Selama ini, iPhone dikenal sebagai perangkat premium tanpa gangguan iklan, tapi kini justru sering menampilkan promosi untuk Apple Music, iCloud, atau Apple TV+.

Jika Apple benar-benar menambahkan iklan ke Maps — aplikasi yang digunakan setiap hari,hal ini bisa membuat pengguna merasa membayar mahal hanya untuk disuguhi iklan.

Alih-alih terasa eksklusif, pengalaman menggunakan iPhone bisa berubah menjadi seperti papan reklame digital.

Langkah Cerdas atau Kesalahan Besar?

Dari sisi bisnis, keputusan ini jelas menguntungkan Apple. Menambahkan iklan di Maps membuka peluang besar untuk meningkatkan pendapatan dan membantu bisnis kecil lebih mudah ditemukan pengguna.

Namun, di sisi lain, risiko reputasi juga besar. Apple selama ini dikenal karena desainnya yang bersih, pengalaman pengguna yang mulus, dan komitmen terhadap privasi. Jika Maps mulai terasa seperti ruang komersial penuh iklan, “magis” Apple yang selama ini dijaga bisa saja memudar.

Pertanyaannya sekarang — apakah Apple bisa membuat iklan yang benar-benar relevan dan tidak mengganggu? Jika ya, mungkin pengguna bisa menerima perubahan ini. Tapi jika tidak, langkah ini bisa jadi bumerang besar yang merusak citra premium Apple sendiri. 

Baca juga: Siap Revolusi! Apple Siapkan 2 Model iPhone Lipat di 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU