Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 07 NOVEMBER 2024 • 20:40 WIB

Sikap Indozone Terkait Penggunaan AI di Media: AI Untuk Bantu Pekerjaan Bukan Gantikan Jurnalis!

Sikap Indozone Terkait Penggunaan AI di Media: AI Untuk Bantu Pekerjaan Bukan Gantikan Jurnalis!Founder Indozone Ricky Silaen (tengah) di acara Futurist Summit 2024.

INDOZONE.ID - Teknologi artificial intelligence atau AI belakangan ini digadang-gadang bisa menggantikan pekerjaan manusia lantaran AI bisa mengerjakan berbagai pekerjaan yang dikerjakan manusia.

Bahkan, pekerjaan jurnalistik seperti pembacaan berita juga sudah bisa menggunakan teknologi AI.

Lantas, bagaimana nasib para jurnalistik kedepannya dengan adanya teknologi ini? Indozone sendiri menilai AI bukan untuk menggantikan kinerja dari jurnalis.
 
 
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Founder Of Indozone, Ricky Silaen saat menjadi salah satu pembicara dalam acara Futurist Summit 2024 pada hari ini, Kamis (7/11/2024) di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
 
"Konteksnya Indozone gimana? Balik lagi, kira-kira kita mau AI ini untuk membantu pekerjaan kita bukan untuk menggantikan jurnalis kita," kata Ricky.
 
Sejatinya, AI disebut Ricky memang bisa membuat dan menghasilkan konten dalam jumlah yang sama dengan jurnalis di Indozone. Hal tersebut bahkan dilakukan AI dalam waktu yang jauh lebih ringkas.
 
"Kalau mau menggantikan konteksnya kuantitatif misalnya kami punya jurnalis menghasilkan 1.000 konten lah. Kalau cuma ditanya ada nggak yang bisa bikin 1.000 konten ini bisa, saya sudah coba, 15 menit jadi gitu," ucapnya.
 
Namun, lanjutnya ada taste yang berbeda dari konten yang dihasilkan oleh jurnalis asli ketimbang teknologi AI. Ada berbagai tahapan-tahapan dan riset yang dilakukan jurnalis hingga menghasilkan suatu konten.
 
"AI mungkin bisa produk something seperti ini ada yang salah tapi nggak tahu apa tapi isinya sama, faktanya sama tapi nggak ada emosi, nggak ada feel, disitulah peran jurnalis kita jadi penting. Satu mempunyai kode etik jurnalistik dalam artian tidak berpihak, bla-bla segala macem," kata Ricky.
 
"Kedua, ngomongin tentang konten voicenya ini kita mau ngomong ke mana nih? Kalau ke anak muda jagan diajarin. Nah ketika teknologi maksudnya gini, jadi ada algoritma-algoritma yang harus dia follow untuk konten kita discamfrobel sama orang-orang diluar sana dari masalah keyword dan sebaginya. Nah rules-rules itulah yang jurnalis kita masuknya disitu," sambungnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, CCO Of 8infini, Rhomedal Aquino ikut menambahkan ucapan Ricky dalam diskusi itu. Menurutnya, AI tidak bisa menggantikan pekerjaan dari para awak jurnalis.
 
 
"Karena sekreatif-kreatifnya AI lebih kreatif jurnalisnya, pasti tidak akan kasih bantuan dengan jawaban yang template yang semua orang bisa," pungkas Rhomedal.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sikap Indozone Terkait Penggunaan AI di Media: AI Untuk Bantu Pekerjaan Bukan Gantikan Jurnalis!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!