Ilustrasi penggunaan sosial media di handphone.
INDOZONE.ID - Penggunaan ponsel dalam kehidupan Gen Z tidak bisa dilepaskan. Di era digital, setiap orang, terutama Gen Z, amat bergantung pada ponsel pintar atau smartphone.
Semua kegiatan, mulai dari yang sederhana hingga kompleks, biasanya dilakukan menggunakan atau melalui ponsel.
Sebagai teknologi, ponsel memang ditujukan untuk mempermudah kehidupan manusia. Akan tetapi, penggunaannya secara berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan, baik fisik maupun mental.
Nah, menurut laporan kesehatan mental BePresent 2024, 83 persen Gen Z punya hubungan tidak sehat dengan ponsel mereka ketimbang generasi sebelumnya.
Laporan tersebut juga memaparkan, bahwa 80 persen orang menghabiskan lebih dari tiga jam di depan layar ponsel setiap hari.
Baca Juga: Seberapa Penting Perbaharui Perangkat Lunak Pada Ponsel? Ini Penjelasannya
Rinciannya, 40 persen menghabiskan waktu menghabiskan waktu lima jam atau lebih di depan layar ponsel. Lalu, 20 persen lainnya menghabiskan waktu tujuh jam atau lebih. Rerata para responden menghabiskan waktu lima jam di depan ponsel per hari.
Lantas bagaimana dengan Gen Z? Ternyata, untuk Gen Z, 20 persen dilaporkan menghabiskan waktu lebih dari delapan jam di depan ponsel per hari.
Sementara itu, seperti kecanduan pada umumnya, ketergantungan pada ponsel pun akan berdampak buruk untuk kesehatan.
Menurut laporan BePresent, 73 persen orang meyakini ada dampak buruk dari penggunaan ponsel secara berlebihan. Berikut tiga dampak buruk kecanduan ponsel:
Sebanyak tiga dampak di atas berlaku untuk umum. Lalu, bagaimana dengan Gen Z? Ternyata, dampak buruk kecanduan ponsel yang dirasakan Gen Z lebih buruk.
Sebanyak 66 persen melaporkan kurang tidur karena ponsel mereka dan 43 persen berjuang dengan produktivitas, ketimbang cuma 25% untuk generasi lain.
Oleh sebab itu, pakailah ponsel kamu dengan bijak supaya kesehatan fisik dan mental tetap terjaga dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Livenowfox