INDOZONE.ID - Apple secara resmi menghentikan tiga model iPhone populer setelah peluncuran iPhone 16, Selasa 10 September 2024, Dini hari WIB.
Lantas model iPhone apa saja yang akan disuntik mati oleh Apple? Ternyata, Apple tidak lagi memproduksi iPhone 13, iPhone 15 Pro serta Pro Max.
Seri iPhone 15 Pro dan Pro Max disebut lebih cepat panas dan boros baterai.
Apple biasanya menghentikan produksi iPhone lama saat meluncurkan smartphone unggulan pada September. Selain itu, model Pro terbaru biasanya menjadi target utama.
Namun, iPhone 13 adalah yang terakhir dari serinya. Sementara itu, model Pro dihentikan produksinya pada 2022.
Baca Juga: Apple Resmi Rilis Seri iPhone 16: Fitur-fitur Unggulannya Bikin Ngiler!
Langkah penghentian produksi iPhone ini, memungkinkan Apple untuk mempromosikan model iPhone 16 Pro yang diharapkan akan menjadi perhatian utama selama beberapa bulan ke depan.
Namun, iPhone 15 Pro baru dirilis tahun lalu, menjadikannya smartphone Apple yang paling cepat dihentikan produksinya dalam sejarah.
Keputusan Apple pun membuat para pengguna bingung. Mereka pun mengungkapkan kebingungannya di aplikasi X. Sebab, Apple menghentikan model 15 Pro dan Pro Max meski dirilis tahun lalu.
Salah satu orang mengklaim, bahwa penghentian model 15 Pro, Pro Max, dan 13 adalah taktik untuk memaksa konsumen membeli iPhone 16.
Baca Juga: Peralihan Apple ke Layar OLED pada iPhone SE 4, Gantikan Pemasok LCD
Karena harga tinggi yang melekat pada sebagian besar iPhone, banyak pengguna akan menunggu untuk membeli model-model tersebut karena harganya lebih terjangkau.
Menunda membeli model terbaru, juga membantu pengguna menghindari masalah potensial dengan bug yang mungkin muncul. Selain itu, pengguna juga dapat melihat kelayakan meng-upgrade ke model terbaru.
Sejak perusahaan mengumumkan penurunan harga pada acara perilisan iPhone 16, biaya untuk model-model lain termasuk, iPhone SE 3, 14, 14 Plus, 15, dan 15 Plus, telah turun sebesar USD100 (sekira Rp1,5 juta).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK