Hetero for Startup Season 3 bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (dok.hetero.space)
Hetero for Startup Season 3 sudah memasuki penghujung acara. Setelah melalui tahap mentoring offline yang dilaksanakan di Solo mulai rabu (24/05/2023) sampai Sabtu (27/05/2023), 35 peserta akan melakukan Demo Day yang terdiri dari Pitching, Comparative Visit, Government Meets dan Networking Session.
Hari senin (29/05/2023) merupakan sesi Pitching untuk menjelaskan bisnis peserta terutama progres yang didapatkan selama program berlangsung. Proses penilaian dilakukan oleh tim dari lintas disiplin ilmu dan lembaga, di antaranya:
1. Asesor : Imam Subchan-Senior Business Consultant sebagai tim penilai pertumbuhan
bisnis peserta dari awal program hingga Demo Day berlangsung.
2. Pemerintah : Hatta Hatnansya Yunus selaku Kepala Balai Pelatihan Koperasi UKM Jawa
Tengah sebagai stakeholder penting dalam pengembangan sebuah bisnis jangka
panjang.
3. Profesional : Andrie Widyastama selaku Direktur Utama PT. Widya Solusi Utama
sebagai agregator pada pihak lain kedepannya.
4. Pihak industri : Liliek Setiawan selaku Chairman HIPPINDO sebagai kolaborator untuk
memberikan gambaran kepada peserta terkait gambaran bisnis dengan skala yang lebih
besar dan membuka peluang kolaborasi.
Baca Juga: Bill Gates Jadi Investor Startup yang Bisa Hentikan Sapi Bersendawa, Didanai Rp178 miliar!
1. Agriculture: Tarunira, Oke Garden, Teman Pasar, Nom Nom Herbs dan Spices, KOR,
Today Tech dan Minaverse.
2. Wellness: Fisiohome dan Okami.
3. Creative: IOTA Kreatif Media / IOTA Kids, Jeggboy & girl, Nyalanesia, Arsibro, Omahcetak Indonesia.
4. Fashion, Craft: Ms Artsy, Ungatawwa Handmade, KawaMala, Hamka Indonesia, Ecoplast ID dan Kasihinbaju.id.
5. Food and Beverages: Sanfood Brilian, Moringa Good, Jiwanta, Bina Rasa Bakery, Dapur cimorama, Lombok Kuning, Simpati dan lapak Cindo.
6. Renewable Energy: Gelatah.
7. Technology: Link Productive, UMEDS, betukang.id, Inorder, BidFish.id dan Nikahyuk.
Di hari selasa (29/05/2023), sesi Demo Day dilanjutkan dengan Comparative Visit ke PT. Persis Solo Saestu dan dilanjutkan ke PT. Naruna Ceramic. Di tempat tersebut, para peserta belajar untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan, kesamaan dan karakteristik dari kedua tempat yang dikunjungi.
Hetero for Startup Season 3 diakhiri dengan sesi Goverment Meets dan Networking Session bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo selaku inisiator dari Program Hetero for Startup di Hetero Space Semarang. Sesi ini didesain lebih casual dan lebih santai.
Gubernur Jawa Tengah datang dan berkeliling pada stand dan unique food stall bersama dengan perwakilan dari mitra dan sponsor Program Hetero for Startup Season 3. Setelah itu, para peserta dikelompokkan sesuai sektornya untuk melakukan business flash pitching dengan menyampaikan mengenai bisnis peserta dan dampak pada daerahnya masing masing. Kegiatan dilanjutkan dengan berdiskusi dengan Gubernur Jawa Tengah seputar perkembangan sektoral di Jawa Tengah dan Nasional (sesuai daerah asal peserta).
Harapannya dengan adanya sesi yang dekat dan hangat ini, bisa menjadi ajang dialog dua arah baik dari pihak peserta, pemerintah/pengampu kebijakan, dan partner. Harapannya dengan adanya sesi ini, bisa saling membuka potensi-potensi kolaborasi antara pemerintah dan peserta.
"Kami berharap program ini bisa menjadi ajang untuk bertumbuh bersama bagi seluruh peserta yang ikut. Bukan hanya mencari siapa yang terbaik, tetapi berjalan bersama untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Itulah yang menjadi highlight utama dari program Hetero for Startup Season 3 ini," terang Agung Pambudi selaku Project Leader.
Berdasarkan hasil penilaian, seluruh startup mendapatkan hibah modal dari Sampoerna. Untuk Indonesia sebagai pihak sponsor dengan total dana 100 juta rupiah. Manfaat lain yang didapatkan oleh peserta Hetero for Startup Season 3 selain rewards meliputi community dan network, mentorship, investment opportunity serta sustainable local partner.
Hasil dari program Hetero for Startup Season 3 diharapkan bisa memantik semangat anak muda untuk terus berkarya, memperkaya konten dan manfaat yang diberikan, memberikan dampak yang luas dan menjadi local heroes di daerahnya masing-masing.
Dalam 3 tahun pelaksanaannya Hetero for Startup telah menjaring 4.126 bisnis dari 7 kategori (f&b, fashion & craft, technology, wellness, creative, agriculture dan renewable energy) dari seluruh Indonesia. Berdasarkan survei dari alumni Hetero for Startup (Season 1 dan 2), bisnis mereka mengalami peningkatan omzet rata-rata 250% setelah mengikuti program inkubasi di Hetero for Startup..
Alumni Hetero for Startup Season 1 dan 2 juga mengalami peningkatan jumlah karyawan rata-rata sebesar 60%. Hal ini akan memberikan dampak penyerapan tenaga kerja yang semakin besar dan peningkatan perekonomian di lingkungan usaha mereka. Di bagian legalitas bisnis, sekitar 8 dari 10 bisnis yang mengikuti program Hetero for Startup belum memiliki badan usaha maupun legalitas lainnya. Lalu setelah mengikuti program Hetero for Startup, para alumni telah memiliki badan usaha maupun legalitas bisnis yang diperlukan.
Baca Juga: Dapat Pendanaan Seri A, Startup KedaiSayur akan Hadirkan Layanan Terbaik Buat Konsumen
Pada aspek keberlanjutan bisnis, 100% dari alumni Hetero for Startup yang masuk ke tahapan bootcamp, bisnisnya masih berjalan dan terus berkembang. Untuk aspek pendanaan, sebanyak 40% dari alumni Hetero for Startup berhasil mendapatkan pendanaan untuk bisa mengembangkan bisnis mereka.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: