Ilustrasi Steve Jobs. (REUTERS/Robert Galraith)
Salah satu pendiri Apple, yaitu Steve Jobs ternyata sempat menulis email kepada dirinya sendiri pada tahun 2010, setahun sebelum dia meninggal dunia. Email tersebut ditulis seolah-olah menggambarkan kondisi kesehatannya yang kian menurun.
Mengutip dari Livemint, Steve Paul Jobs didiagnosis menderita kanker pankreas. Dia bertahan selama delapan tahun sebelum akhirnya meninggal di usia 56 tahun pada 5 Oktober 2011.
Baca Juga: Kumpulan Meme Kocak Usai Apple Rilis iPhone 14 Series, Anak Steve Jobs Ikut Meramaikan
Dia bersama Steve Wozniak dan Ronald Wayne mendirikan Apple Inc. pada 1 April 1976 di Los Altos, California, Amerika Serikat, dan kini telah menjelma sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Email yang dibuat pada tahun 2010 dipublikasikan oleh istrinya, yaitu Laurene Powell Jobs setelah kematiannya sebagai bagian dari Arsip Steve Jobs - sebuah repositori online yang diluncurkan oleh Powell.
Baru-baru ini, email tersebut dibagikan oleh Jon Erlichman melalui akun Twitter-nya.
Steve Jobs sent himself this email in 2010: pic.twitter.com/16NHopgJAR
— Jon Erlichman (@JonErlichman) December 14, 2022
Email tertanggal 2 September 2010 dibuka dengan kondisi Steve Jobs yang memprihatinkan.
"Saya menanam sedikit dari makanan yang saya makan, dan dari sedikit yang saya tanam, saya tidak membiakkan atau menyempurnakan benih," isi email tersebut.
Secara emosional, Jobs juga menyatakan bagaimana dia merasa 'tidak berdaya', mungkin tentang kondisi kesehatannya yang kian menurun,
“Ketika saya membutuhkan perhatian medis, saya tidak berdaya untuk bertahan hidup”, tulisnya.
Berikut teks lengkap email yang ditulis Steve Jobs untuk dirinya sendiri pada 2 September 2010:
Baca Juga: Anak Steve Jobs Sindir Desain iPhone 14 yang Ngebosenin
Saya menanam sedikit dari makanan yang saya makan, dan dari sedikit yang saya tumbuhkan, saya tidak membiakkan atau menyempurnakan benihnya.
Saya tidak membuat pakaian saya sendiri.
Saya berbicara bahasa yang tidak saya temukan atau perbaiki.
Saya tidak menemukan matematika yang saya gunakan.
Saya dilindungi oleh kebebasan dan hukum yang tidak saya pikirkan atau undang-undang, dan tidak ditegakkan atau diadili.
Saya tergerak oleh musik yang tidak saya buat sendiri.
Ketika saya membutuhkan perhatian medis, saya tidak berdaya untuk membantu diri saya sendiri bertahan hidup.
Saya tidak menemukan transistor, mikroprosesor, pemrograman berorientasi objek, atau sebagian besar teknologi yang saya gunakan.
Saya mencintai dan mengagumi spesies saya, hidup dan mati, dan saya sepenuhnya bergantung pada mereka untuk hidup dan kesejahteraan saya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: