Samsung Galaxy Watch Ultra2 (gsmarena.com)
INDOZONE.ID - Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Watch Ultra2, sebagai penerus Galaxy Watch Ultra dengan desain lebih ramping dan baterai yang jauh lebih besar.
Bersamaan dengan itu, Galaxy Watch9 juga hadir sebagai model reguler dalam dua pilihan ukuran, yakni 40 mm dan 44 mm, dengan peningkatan pada layar, performa, serta daya tahan baterai.
Salah satu peningkatan terbesar pada Galaxy Watch Ultra2 terletak pada kapasitas baterainya.
Smartwatch ini dibekali baterai 800 mAh, meningkat sekitar 35 persen dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang menggunakan baterai 590 mAh.
Meski belum menjadi yang terbesar di kelasnya, peningkatan tersebut menjadi salah satu yang paling signifikan yang pernah dilakukan Samsung pada lini Galaxy Watch.
Menariknya, peningkatan kapasitas baterai tidak membuat bodinya semakin tebal.
Samsung justru berhasil memangkas ketebalan Galaxy Watch Ultra2 menjadi 10,7 mm, lebih tipis sekitar 12 persen dibandingkan pendahulunya yang memiliki ketebalan 12,1 mm.
Perubahan ini dicapai melalui perombakan desain internal perangkat. Bobot bodi jam tetap berada di angka 61,5 gram.
Namun, Samsung merancang tali jam baru yang lebih ringan dan lebih lembut sehingga berat keseluruhan saat dikenakan terasa sedikit berkurang.
Baca juga: 5 Smartwatch Murah Rp500 Ribuan Terbaik 2026, Fitur Serba Ada!
Galaxy Watch Ultra2 menggunakan casing titanium berukuran 47 mm dengan desain squircle yang dipadukan layar OLED berbentuk bulat berukuran 1,52 inci.
Resolusi layarnya mencapai 498 x 498 piksel dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, menjadikannya layar paling terang yang pernah digunakan pada smartwatch Galaxy.
Di sektor dapur pacu, Samsung meninggalkan chipset Exynos W-series dan beralih ke Snapdragon Wear Elite berbasis proses 3 nm.
Chip ini mengusung CPU lima inti serta mendukung GPS dual-frequency (L1 dan L5), LTE, Bluetooth 6.0, Wi-Fi dual-band, dan NFC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena.com