Ilustrasi Handphone Xiaomi 15T Pro (gsmarena.com)
INDOZONE.ID - Bencana banjir besar yang baru-baru ini merendam sejumlah wilayah di China langsung memantik aksi nyata dari Xiaomi.
Produsen teknologi raksasa ini memutuskan untuk turun tangan membantu masyarakat yang sedang kesusahan dengan meluncurkan program perbaikan alat elektronik secara cuma-cuma, khusus bagi mereka yang perangkatnya rusak akibat terendam air.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata dari kepedulian sosial perusahaan terhadap para pengguna setianya. Lewat inisiatif tersebut, warga yang terdampak bencana tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya perbaikan gawai mereka yang bengkak, sehingga mereka bisa mengalokasikan dana yang ada untuk kebutuhan pokok lain yang lebih mendesak.
Program bantuan darurat ini dirancang untuk mencakup berbagai macam produk dalam ekosistem Xiaomi. Mulai dari telepon pintar, tablet, laptop, hingga perangkat rumah tangga pintar (smart home) yang ikut terendam banjir, semuanya berhak mendapatkan pemeriksaan dan penanganan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Cuaca ekstrem dan luapan air yang melanda pemukiman warga memang sempat melumpuhkan aktivitas sehari-hari serta merusak banyak harta benda.
Menyadari bahwa gawai merupakan alat krusial untuk berkomunikasi dan memantau kondisi darurat, Xiaomi bergerak cepat agar masyarakat bisa segera terhubung kembali dengan keluarga mereka.
Baca juga: Wamenkomdigi Nezar Patria Ingatkan Ancaman “Penjajahan Digital” dari Dominasi Algoritma
Dalam skema bantuan khusus ini, Xiaomi menggratiskan ongkos pemeriksaan kerusakan hingga penggantian suku cadang bagi perangkat yang memenuhi kriteria korban banjir.
Kebijakan ini tentu sangat melegakan, mengingat aturan garansi standar pada umumnya selalu menggugurkan klaim jika kerusakan disebabkan oleh cairan atau bencana alam.
Pihak Xiaomi pun mengimbau dengan sangat agar warga yang terdampak segera membawa perangkat mereka ke pusat perbaikan resmi terdekat.
Langkah awal ini sangat penting dilakukan agar tim teknisi di lapangan bisa langsung mendata dan memeriksa tingkat kerusakan sebelum komponen di dalam gawai mengalami korosi yang lebih parah.
Saat ini, seluruh pusat bantuan Xiaomi di wilayah-wilayah yang kebanjiran dilaporkan sudah bersiaga penuh menghadapi lonjakan kedatangan warga.
Perusahaan bahkan telah mengirimkan tenaga teknisi tambahan ke area terdampak demi memastikan proses penanganan di barisan depan berjalan lancar tanpa antrean yang mengular.
Berdasarkan pengumuman resminya, program pemulihan pascabanjir ini memiliki batas waktu pelaksanaan yang cukup ketat, yakni hanya sampai tanggal 20 Juni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara News