INDOZONE.ID - Pasar smartphone kelas menengah, kembali memanas dengan kehadiran iQOO Z11x.
Sebagai sub-brand dari vivo yang berfokus pada performa, iQOO kali ini membawa gebrakan yang tidak biasa, terutama pada sektor daya tahan fisik dan baterai.
Namun, di balik angka-angka spesifikasi yang fantastis, apakah ponsel ini benar-benar tanpa celah?
Artikel ini akan mengupas tuntas kelebihan dan kekurangan iQOO Z11x secara objektif, untuk membantu kamu menentukan, apakah perangkat ini layak menjadi daily driver kamu di tahun 2026.
Jantung pacu iQOO Z11x mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo dengan fabrikasi modern 4 nm. Arsitektur ini tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga efisiensi suhu yang luar biasa.
Dengan kombinasi core Cortex-A78 dan GPU Mali-G615 MC2, performa iQOO Z11x sangat bisa diandalkan untuk kebutuhan multitasking berat.
Bagi para gamer, perangkat ini mampu menjalankan judul populer seperti Genshin Impact pada pengaturan grafis menengah dengan frame rate yang stabil.
Namun, perlu dicatat bahwa ini tetaplah chipset kelas menengah.
Jika kamu mengharapkan performa rata kanan layaknya seri flagship iQOO 12, kamu mungkin akan menemukan sedikit penurunan frame rate saat sesi permainan berlangsung lebih dari satu jam.
Baca juga: Raja Baru Performa? iQOO Z11 Turbo Bawa Kamera 200MP dan Chipset 3nm Termurah!
Sektor yang menjadi kelebihan iQOO Z11x paling dominan adalah baterainya.
Kapasitas 7200 mAh menggunakan teknologi Si/C (Silicon-Carbon) memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi dalam ukuran yang tetap masuk akal.
Ponsel ini mampu bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Selain itu, fitur 44W FlashCharge mampu mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 43 menit.
Itu angka yang cukup impresif, mengingat kapasitasnya yang masif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Iqoo.com