INDOZONE.ID - Indonesia menjadi salah satu pasar digital terbesar di Asia Tenggara dan pertumbuhannya sangat pesat. Tak bisa dipungkiri, penggunaan perangkat penyimpanan seperti USB, microSD, dan berbagai media penyimpanan lainnya ikut meningkat seiring berkembangnya aktivitas digital masyarakat.
Belum lagi, Indonesia memiliki populasi anak muda yang besar dengan profesi sebagai konten kreator dan gamer yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Aktivitas mereka menghasilkan banyak data, mulai dari video, foto, hingga file game berukuran besar yang membutuhkan penyimpanan andal.
Tak cuma itu, jumlah penggemar sepak bola di Indonesia juga sangat besar, termasuk mereka yang mendukung Tim Nasional Argentina. Selama lebih dari satu abad, Tim Nasional Sepak Bola Argentina telah menembus berbagai batas dan membentuk budaya sepak bola dunia melalui semangat juara.
Baca juga: Pria Jepang Ditangkap Setelah Meretas dan Menjual Data Penyimpanan Pokémon
Dalam keterangannya, Chief Marketing Officer Argentine Football Association, Leandro Petersen, mengatakan bahwa sepak bola menyatukan orang dari berbagai budaya melalui teknologi. Para kreator, gamer, serta profesional di seluruh dunia ini selalu bersemangat mendukung timnya untuk tumbuh bersama.
"Melalui teknologi, para kreator, profesional, dan penggemar bisa mendokumentasikan serta merayakan olahraga kami di seluruh dunia," ujar Leandro Petersen.
Jika sebelumnya data hanya disimpan, kini data juga harus diproses dengan cepat untuk berbagai kebutuhan digital yang semakin kompleks.
Perubahan ini terlihat jelas dalam berbagai perangkat baru seperti AI PC dan lainnya. Teknologi ini membuat data tidak hanya disimpan, tetapi juga diproses secara real-time untuk mendukung kecerdasan sistem.
Dalam ekosistem teknologi modern, penyimpanan bahkan menjadi penggerak kecerdasan, bukan sekadar tempat penyimpanan pasif. Terlebih, metode penyimpanan tradisional tidak lagi mampu mengikuti perkembangan endpoint berbasis AI, sehingga bandwidth dan responsivitas penyimpanan menjadi hambatan kritis.
Gartner juga memperkirakan bahwa pengiriman AI PC akan mencapai 143 juta unit pada tahun 2026, yang mewakili lebih dari setengah pasar PC global.
Baca juga: Dianggap Melanggar Penyimpanan Data, Rusia Denda Twitter
Di sisi lain, General Manager Lexar APAC, William Lu, melihat bahwa di era komputasi berbasis AI, penyimpanan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan data. Indonesia merupakan pasar yang sangat penting dalam perjalanan ini.
“Kami menantikan untuk terus berkembang bersama komunitas kreator, gamer, dan pengguna teknologi yang dinamis di sini,” kata William Lu saat mengumumkan kolaborasi Official Global Partner Argentina National Football Team di Jakarta baru-baru ini.
Bahkan, diakui Regional Sales Director Lexar APAC, Leanne Tsai, Indonesia merupakan salah satu pasar paling menarik di Asia Tenggara dengan populasi anak muda yang tumbuh bersama dunia digital. Mereka juga menuntut performa serta keandalan terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan