Ilustrasi HP mati sendiri padahal baterai masih ada. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Masalah handphone (HP) mati sendiri padahal baterai masih ada sebenarnya cukup sering dialami banyak pengguna. Tapi tenang, kondisi ini tidak selalu berarti HP kamu rusak parah atau harus langsung dibawa ke tempat servis.
Ada beberapa penyebab yang cukup umum kenapa HP tiba-tiba mati meskipun indikator baterai masih terlihat ada.
Salah satu penyebab paling umum adalah kondisi baterai yang sudah mulai drop, karena setiap baterai HP punya masa pakai tertentu. Seiring waktu, performanya memang akan menurun, apalagi kalau HP sudah digunakan selama beberapa tahun.
Baca juga: Lenovo Yoga Book 3D, Laptop Masa Depan dengan Layar Tiga Dimensi Tanpa Kacamata
Biasanya setelah 2–3 tahun pemakaian, komponen kimia di dalam baterai tidak lagi stabil seperti saat pertama kali digunakan. Akibatnya, tegangan listrik yang disalurkan ke HP bisa menjadi tidak konsisten.
Ketika tegangan listrik tidak stabil, sistem HP biasanya akan mematikan perangkat secara otomatis untuk melindungi komponen lain di dalamnya. Itulah sebabnya HP bisa mati tiba-tiba walaupun indikator baterai masih terlihat ada.
Kalau ini sering terjadi, ada baiknya mulai mengecek kondisi kesehatan baterai. Jika performanya sudah jauh menurun, mengganti baterai biasanya menjadi solusi yang paling efektif.
HP mati mendadak juga bisa disebabkan oleh kalibrasi baterai yang tidak akurat. Kalibrasi baterai adalah proses sinkronisasi antara sistem HP dengan kapasitas baterai yang sebenarnya. Jika kalibrasi tidak berjalan dengan baik, sistem bisa salah membaca persentase baterai.
Baca juga: Kenapa Baterai Xiaomi Versi China Selalu Lebih Besar dari Versi Global? Ternyata Ini Rahasianya!
Akibatnya, di layar terlihat baterai masih cukup, padahal daya yang tersisa sebenarnya sudah hampir habis. Masalah ini biasanya muncul setelah update sistem operasi atau karena kebiasaan mengecas yang tidak teratur.
Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba melakukan kalibrasi ulang. Caranya cukup sederhana, gunakan HP sampai benar-benar mati, lalu isi daya dalam kondisi mati sampai 100 persen tanpa digunakan.
Penyebab lain yang sering tidak disadari adalah tombol power yang terlalu sensitif atau sering tertekan tanpa sengaja. Kalau tombol power tertekan terus-menerus, sistem bisa menganggapnya sebagai perintah untuk mematikan perangkat.
Kondisi ini bisa terjadi jika tombol power kotor, tersangkut debu, atau karena terlalu sering digunakan. Selain itu, casing HP yang terlalu ketat juga kadang bisa menekan tombol power tanpa disadari.
Kalau HP sering mati tiba-tiba, coba cek bagian tombol power dan pastikan tidak ada kotoran atau tekanan dari casing.
HP modern biasanya sudah dilengkapi dengan sensor suhu untuk melindungi komponen di dalamnya. Jika suhu perangkat terlalu tinggi, sistem akan secara otomatis mematikan HP untuk mencegah kerusakan pada prosesor dan komponen lainnya.
Kondisi ini sering terjadi saat:
Kalau HP mulai terasa sangat panas atau muncul peringatan suhu tinggi, sebaiknya hentikan penggunaan sementara dan biarkan perangkat mendingin terlebih dulu.
Baca juga: HUAWEI Mate X7 Masuk Indonesia, HP Lipat Pertama yang Gak Takut Hujan
HP mati mendadak juga bisa disebabkan oleh masalah pada sistem software. Bug pada sistem operasi atau aplikasi tertentu kadang membuat sistem tidak berjalan dengan stabil. Saat terjadi error, HP bisa restart sendiri atau bahkan langsung mati.
Selain itu, update sistem yang tidak sempurna juga bisa memicu masalah serupa. Kondisi memori internal yang terlalu penuh juga sering membuat kinerja sistem menjadi tidak stabil.
Jika mengalami hal ini, kamu bisa mencoba memperbarui sistem operasi, menghapus aplikasi yang bermasalah, atau membersihkan memori yang sudah terlalu penuh.
Jika berbagai cara sudah dicoba tetapi HP masih sering mati sendiri, kemungkinan ada masalah pada komponen hardware.
Salah satu komponen yang bisa menjadi penyebabnya adalah IC Power, yaitu bagian yang mengatur distribusi listrik ke seluruh perangkat. Jika komponen ini mengalami kerusakan, aliran listrik bisa terputus kapan saja meskipun baterai masih ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Erafone