Ilustrasi ponsel Xiaomi. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Brand seperti Xiaomi memang jadi salah satu yang konsisten di pasar Android. Mulai dari entry-level sampai flagship, produknya banyak diminati karena spesifikasi dan harga yang kompetitif.
Meski begitu, layar tetap jadi komponen paling rawan. Penyebabnya mulai dari jatuh, terkena air, faktor usia, atau memang unit bekas yang kondisinya sudah menurun.
Jadi sebelum membeli Xiaomi second atau kalau memang kamu merasa layar mulai bermasalah, ada baiknya cek terlebih dahulu kondisinya secara mandiri.
Berikut tiga cara yang bisa dilakukan.
Baca juga: Apa yang Baru dari Xiaomi HyperOS 3? Cek Daftar HP dan Tablet yang Kebagian
Cara paling simpel tentu dengan melihat kondisi fisiknya langsung. Ini penting banget terutama kalau mau beli unit bekas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Retakan kadang terlihat jelas, kadang samar. Kamu bisa cek di tempat terang atau pakai bantuan senter untuk memastikan tidak ada retak halus. Layar retak memang kadang masih bisa dipakai, tapi respons sentuhan bisa terganggu.
Perhatikan apakah layar terlihat menguning, kecokelatan, atau warna tampak tidak normal. Masalah ini bisa berasal dari software maupun panel layar itu sendiri.
Baca juga: Apa Itu Device? Mengenal Jenis Perangkat Komputer dan Fungsinya
Kalau sudah pecah serius, biasanya fungsi layar ikut terganggu. Kondisi seperti ini umumnya perlu ganti LCD, yang biayanya tidak murah.
Coba tekan pelan bagian layar, jika terasa goyang atau seperti tidak menempel sempurna ke bodi, bisa jadi pernah jatuh cukup keras.
Pengecekan manual ini kelihatan sederhana, tapi cukup efektif untuk mendeteksi masalah dasar.
Selain cara manual, Xiaomi juga punya menu pengujian tersembunyi yang bisa diakses melalui kode dial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Qoala