Xiaomi HyperIsland di HyperOS 3. (Dok. Xiaomi Indonesia)
INDOZONE.ID - Xiaomi Indonesia kembali menegaskan arah barunya di dunia gaya hidup digital lewat Xiaomi HyperOS 3.
Sistem operasi terbaru ini membawa peningkatan stabilitas, konektivitas lintas perangkat, dan pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Bukan sekadar update tampilan, tapi fondasi baru untuk ekosistem yang makin terhubung.
Lewat pembaruan ini, Xiaomi ingin memastikan smartphone, tablet, hingga perangkat rumah pintar bisa bekerja lebih selaras dalam satu sistem terpadu.
Pengembangan Xiaomi HyperOS 3 tak lepas dari visi besar “Human x Car x Home”. Artinya, software jadi pusat integrasi antara manusia, kendaraan, dan perangkat rumah tangga pintar.
“Fokus kami bukan sekadar menghadirkan perangkat yang hebat secara individu, melainkan bagaimana setiap perangkat tersebut saling berkomunikasi secara cerdas untuk menciptakan solusi yang memudahkan hidup pengguna,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.
Dari sisi tampilan, Xiaomi menyegarkan antarmuka dengan animasi lebih halus dan responsif. Pengalaman visual dibuat lebih ringan dan nyaman di mata.
Salah satunya fitur baru bernama HyperIsland. Notifikasi, musik yang sedang diputar, atau aktivitas aplikasi bisa dipantau langsung di bagian atas layar tanpa perlu bolak-balik buka aplikasi.
Interaksinya cukup ketuk untuk lihat detail, atau swipe untuk membuka dalam mode floating window.
Baca juga: Bluetooth Xiaomi Jadi Lebih Stabil! Update Sekarang untuk Audio Jernih dan Hemat Baterai
Baca juga: Cara Mempercepat HP Xiaomi: Gandakan Kecepatan Tanpa Reset
Salah satu kekuatan utama Xiaomi HyperOS 3 ada di interkonektivitas. Lewat teknologi HyperConnect, batas antar perangkat terasa makin tipis.
Fitur Home Screen+ memungkinkan layar smartphone tampil di tablet atau laptop, bahkan lintas ekosistem seperti MacBook.
Aplikasi bisa dijalankan di layar lebih besar, dan file dapat dipindahkan dengan drag-and-drop.
Ada juga Touch to Share, yang memungkinkan berbagi foto dan dokumen antar perangkat Xiaomi hanya dalam hitungan detik.
Untuk urusan keamanan, Xiaomi menyematkan protokol MiTEE. Sinkronisasi data dan biometrik diklaim tetap terlindungi di seluruh perangkat yang terhubung.
Kecerdasan buatan di HyperOS generasi terbaru ini juga ditingkatkan. Xiaomi menyebutnya sebagai HyperAI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Xiaomi Indonesia