Ilustrasri charger baterai HP (Freepik/mego-studio)
INDOZONE.ID - Kalau kamu pengguna iPhone, pernah nggak dengar saran ini, “Jangan charge sampai 100%, biar battery health-nya nggak turun!” Itu sudah jadi semacam mitos yang beredar di grup WA, TikTok, hingga forum online. Tapi sebenarnya, benarkah iPhone harus di-charge kurang dari 100% supaya baterainya lebih awet? Mari kita bahas faktanya dengan penjelasan yang gampang dipahami.
Ide di balik saran ini berasal dari sifat baterai lithium-ion yang ada di iPhone. Baterai jenis ini memang punya “zona nyaman”. Jika terus-terusan diisi sampai 100% lalu ditinggal berjam-jam, hal ini bisa membuat baterai mengalami tekanan kimia lebih besar, sehingga kapasitasnya menurun lebih cepat seiring waktu.
Beberapa ahli baterai dan artikel teknologi menyebutkan bahwa menjaga baterai di kisaran 20%–80% bisa membantu battery health bertahan lebih lama. Bahkan, Apple punya fitur khusus yang membantu hal ini, yaitu Optimized Battery Charging, yang secara otomatis menunda pengisian lewat 80% sampai kamu biasanya mulai memakai iPhone di pagi hari.
Baca juga: Amankah Charger HP Watt Besar untuk Baterai? Ini Penjelasannya
Untungnya, iPhone punya fitur yang pas banget buat masalah ini, namanya Optimized Battery Charging. Fitur ini “belajar” dari kebiasaan charging kamu. Misalnya, kalau kamu biasanya nge-charge malam dan bangun jam 7 pagi, iPhone bakal berhenti di sekitar 80% dulu, lalu naik ke 100% beberapa menit sebelum kamu bangun. Jadi, baterai nggak terlalu lama berada di level penuh yang bisa bikin stres.
Apple bilang, cara ini bisa membantu mengurangi keausan baterai dalam jangka panjang, karena baterai yang terus-menerus penuh bakal bekerja lebih keras dibandingkan jika berada di level menengah.
Jadi, saran “jangan charge sampai 100%” nggak sepenuhnya mitos. iPhone sendiri sudah punya cara untuk mengurangi waktu baterai di level 100%, yang artinya Apple juga mengakui kalau terlalu lama di angka tersebut memang bikin baterai lebih cepat lelah.
Beberapa penelitian dari pakar baterai menunjukkan bahwa:
Namun, penting banget untuk dicatat:
Ternyata, persentase pengisian bukan satu-satunya hal yang bikin baterai cepat rusak. Ada beberapa faktor lain yang justru lebih penting:
Jadi, meskipun kamu nge-charge sampai 100%, baterai iPhone modern sebenarnya dirancang aman dan tidak langsung rusak. Apple bahkan memastikan baterai berhenti di 100% dan punya perlindungan otomatis agar tidak overcharge.
Ilustrasi charger di stop kontak. (freepik)
Sekarang kita sampai ke kesimpulan praktisnya:
Baca juga: Bahaya Charger HP Semaleman, Bisa Sebabkan Kebakaran!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Apple.com