DJI Osmo Action 6(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - DJI kembali bikin heboh dunia kamera aksi, lewat perilisan Osmo Action 6, dan kali ini peningkatannya terasa jauh lebih signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Buat kamu yang sering bikin konten di Instagram, TikTok, atau YouTube, inovasi ini bakal jadi kabar baik karena DJI akhirnya mengikuti tren sensor kotak yang pertama kali dipopulerkan GoPro, dan fitur ini mengubah cara kamu merekam video.
Baca juga: Spesifikasi dan Harga DJI Osmo 360: Kamera 360 Canggih yang Bisa Rekam Video 8K Sampai 100 Menit!
Salah satu perubahan terbesar dari Osmo Action 6 ada di bagian sensornya. DJI meninggalkan sensor rectangular standar dan beralih ke sensor 1/1.1 inci berbentuk hampir kotak.
Apa artinya buat kamu? Kamu bisa rekam dulu, tentuin orientasi video belakangan.
Mau jadikan landscape buat YouTube? Bisa. Atau ubah ke portrait untuk TikTok? Tinggal pilih saat editing.
Sensor kotak ini bikin pengambilan gambar jauh lebih fleksibel tanpa harus mikir orientasi di awal.
Tren ini mulai populer ketika GoPro meluncurkan desain serupa, dan sekarang DJI menyusul dengan pendekatan yang lebih matang dan upgrade yang lebih pro.
Selain sensornya, lensa Osmo Action 6 juga naik level. Kalau sebelumnya aperture di seri Action 5 Pro bersifat fixed, kini DJI memberi kamu variable aperture f/2.0 hingga f/4.0.
Ini bukan upgirade kecil. Dengan aperture yang bisa diatur, kamu bisa:
Fitur ini biasanya cuma ada di kamera mirrorless atau kamera profesional. Jadi, kehadirannya di kamera aksi sebesar ini benar-benar menonjol.
DJI juga memberikan macro lens yang lebih powerful, memungkinkan kamu fokus pada objek mulai dari jarak 11 cm. Buat konten kreator yang sering bikin video makanan, review produk, atau detail shot, ini jadi peningkatan yang sangat terasa.
Osmo Action 6 membawa beberapa upgrade teknis yang memperkuat posisinya sebagai kamera aksi kelas atas:
Ini membuat hasil video terlihat lebih cinematic, seimbang, dan enak diproses saat editing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com