Samsung Health Kini Bisa Buat Konsultasi Dokter Virtual(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Samsung kembali membawa inovasi besar dalam dunia kesehatan digital.
Melalui aplikasi Samsung Health, kamu kini bisa berkonsultasi langsung dengan dokter secara virtual tanpa perlu keluar rumah ataupun membuka aplikasi lain.
Fitur baru ini hadir berkat kerja sama antara Samsung dan HealthTap, penyedia layanan kesehatan virtual ternama di Amerika Serikat.
Langkah ini menandai transformasi besar Samsung Health dari sekadar aplikasi pemantau kebugaran menjadi pusat layanan kesehatan digital lengkap.
Baca juga: SmartThings Kini Terhubung ke Samsung Health, Rumah Jadi Lebih Pintar dan Personal
Samsung resmi mengumumkan integrasi layanan konsultasi dokter virtual ke dalam aplikasi Samsung Health.
Melalui kemitraan dengan HealthTap, pengguna kini bisa memesan janji temu video dengan dokter umum maupun dokter spesialis langsung dari smartphone mereka.
Berikut detail pentingnya:
Langkah Samsung ini menunjukkan bahwa kesehatan digital kini tidak lagi sekadar memantau data tubuh, tapi juga menghadirkan solusi medis langsung.
Dengan menggabungkan data dari perangkat wearable seperti Galaxy Watch dan Galaxy Ring dengan layanan konsultasi profesional, Samsung menyatukan teknologi dan layanan kesehatan dalam satu ekosistem.
Fitur ini juga bisa membantu jutaan orang yang kesulitan mengakses layanan kesehatan konvensional, terutama di daerah terpencil.
Selain itu, keputusan ini juga memperkuat posisi Samsung sebagai pesaing serius Apple dalam ekosistem kesehatan digital global.
Jika Apple Health semakin fokus pada integrasi kesehatan dan AI, maka Samsung kini menghadirkan akses langsung ke dokter nyata.
Kalau kamu sudah sering menggunakan Samsung Health untuk mencatat langkah, memantau tidur, atau mengecek detak jantung, kini kamu bisa melangkah lebih jauh, langsung mendapatkan saran medis dari dokter menggunakan data tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com