samsung galaxy J6+ (youtube @samsung egypt)
INDOZONE.ID - Samsung Galaxy J6 Plus pernah menjadi salah satu pilihan populer di segmen menengah bawah, saat dirilis pada 2018.
Namun, seiring berkembangnya teknologi, muncul pertanyaan baru, apakah ponsel ini masih layak digunakan di tahun ini, atau sudah saatnya beralih ke model entry-level terbaru?
Artikel ini akan mengulas performa, desain, dan fitur Galaxy J6 Plus dibandingkan dengan ponsel entry-level masa kini, untuk membantu menentukan apakah layak bertahan atau perlu upgrade.
Dilansir dari GSMArena, Samsung Galaxy J6 Plus hadir dengan bodi plastik berlapis glossy yang menyerupai kaca, memberikan kesan elegan meski berbahan dasar polikarbonat.
Baca juga: Redmi 13C Rilis Global, Ponsel Entry Level dengan Spek dan Harga Menggiurkan
Desain ini sempat menjadi ciri khas ponsel Samsung di masa itu. Tetapi di zaman sekarang, banyak orang yang lebih memilih desain yang full screen dan material yang kokoh.
Layar berukuran 6.0 inci beresolusi 720 x 1480 piksel dengan panel IPS LCD, masih terlihat cukup baik untuk penggunaan harian. Rasio 18.5:9 juga memberi tampilan luas untuk menonton video atau bermain gim ringan.
Namun, jika dibandingkan dengan layar Full HD+ yang kini menjadi standar pada ponsel entry-level, tampilan J6 Plus tampak sedikit tertinggal dalam ketajaman dan kontras warna.
Samsung Galaxy J6 Plus dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 425, prosesor quad-core yang pada masanya cukup andal untuk aktivitas dasar.
Namun, seiring waktu, performanya mulai terasa terbatas, terutama untuk multitasking atau aplikasi berat.
samsung galaxy J6+ (youtube @samsung egypt)
Ponsel ini hadir dalam dua varian RAM, yakni 3GB dan 4GB, dengan penyimpanan internal hingga 64GB yang masih bisa diperluas menggunakan microSD.
Saat dibandingkan dengan ponsel entry-level terbaru seperti Samsung Galaxy A05 atau Redmi 13C, yang sudah memakai chipset Helio G85 atau Snapdragon 680, performa J6 Plus jelas tertinggal jauh.
Kapasitas baterai 3300 mAh tergolong kecil untuk standar saat ini. Dengan penggunaan intensif, daya tahan baterainya mungkin hanya cukup untuk setengah hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena