Google Pixel Watch 4(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID – Setelah sukses dengan Pixel Watch 3, Google kini resmi merilis Pixel Watch 4 yang hadir dengan sejumlah peningkatan besar.
Mulai dari layar lebih luas, baterai lebih awet, pengisian daya super cepat, hingga integrasi kecerdasan buatan Gemini. Semua perubahan ini, membuat Pixel Watch 4 semakin kompetitif untuk bersaing dengan Apple Watch Series 11 dan Samsung Galaxy Watch 8.
Baca juga: Tampilan Smartwatch Google Pixel Watch Sudah Bocor di Internet, Rilis Awal 2022?
Pixel Watch 4 kini membawa layar 10 persen lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Bezel tipis membuat ukuran jam tetap ringkas, namun pengalaman visual terasa lebih imersif.
Dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, smartwatch ini kini sejajar dengan Galaxy Watch 8 dan jauh lebih terang dari Pixel Watch 3 yang hanya 2.000 nits.
Google akhirnya memperbaiki salah satu kelemahan utama seri sebelumnya, yaitu pengisian daya.
Pixel Watch 4 mendukung fast wireless charging dengan klaim pengisian 50 persen hanya dalam 15 menit, dan penuh 100 persen dalam 45 menit saja.
Ini bisa menjadikannya jam tangan pintar dengan pengisian tercepat di kelasnya.
Tak hanya cepat saat diisi, Pixel Watch 4 juga hadir dengan baterai yang lebih besar. Versi 45mm dibekali baterai 455mAh yang bisa bertahan hingga 40 jam, bahkan sampai 72 jam dengan mode hemat daya.
Sedangkan model 41mm punya baterai 325mAh dengan daya tahan 30 jam hingga 48 jam.
Pixel Watch 4 kini makin cerdas dengan dukungan Gemini AI. Kamu bisa mengakses asisten pintar hanya dengan mengangkat pergelangan tangan.
Gemini mampu terhubung dengan aplikasi Google seperti Maps, Kalender, dan Tasks, sehingga bisa memberi jawaban kontekstual, misalnya saat ada teman menanyakan lokasi kamu.
Selain itu, hadir juga pelatih kesehatan AI pribadi yang memberikan panduan olahraga, tips tidur, hingga saran personal berdasarkan data kesehatan dari perangkat kamu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com