INDOZONE.ID - Galaxy Z Fold 7 hadir dengan desain tipis yang membuatnya menjadi salah satu ponsel lipat terbaik di pasaran.
Namun, ada satu kelemahan utama yang banyak dialami pengguna: tonjolan kamera belakang yang membuat ponsel bergoyang saat diletakkan di permukaan datar.
Samsung mempertahankan desain kamera vertikal khasnya di sisi kiri belakang, yang ukurannya jauh lebih tebal dibandingkan bagian lain ponsel.
Meski bobotnya tidak terasa berat di bagian atas, efek sampingnya cukup mengganggu — ponsel akan bergoyang cukup parah, terutama saat fitur getar aktif.
Baca juga: YouTuber Ini Coba Lipat Samsung Galaxy Z Fold 7 Sebanyak 200 Ribu Kali, Ini Hasilnya!
Banyak yang mengira penggunaan casing akan mengatasi masalah ini, tapi faktanya sebagian besar tidak berhasil.
Kebanyakan casing Galaxy Z Fold 7, termasuk yang resmi dari Samsung, hanya fokus melindungi bagian belakang dan kamera tanpa benar-benar menyamakan permukaan belakang ponsel.
- Casing silikon dengan penyangga memang praktis, tetapi tidak menghilangkan goyangan.
- Casing serat karbon ultra-tipis hanya memberikan perlindungan minimal, tanpa solusi untuk tonjolan kamera.
- Casing bening pun memiliki masalah serupa.
Bahkan banyak merek pihak ketiga lebih fokus pada daya tahan atau menambahkan fitur seperti penyangga, bukan pada kestabilan ponsel saat diletakkan.
Salah satu opsi yang hampir berhasil adalah casing pegangan bening resmi Samsung.
Desainnya memiliki tali pegangan yang dapat disesuaikan dan ketebalan hampir setara tonjolan kamera.
Sayangnya, posisi pegangan di sisi kiri membuat bagian kanan tetap tidak seimbang, sehingga goyangan hanya berkurang setengahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com