Sabtu, 25 APRIL 2026 • 17:30 WIB

Wishnutama Ajak Anak Muda Ubah Ide Jadi Nyata dalam Forum 'AI The Next Chapter' di Sydney

Author

Wishnutama Kusubandio dalam acara AI The Next Chapter: Your Future in Indonesia’s Evolving Landscape yang digelar di Macquarie University, Sydney. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) kini membuka peluang besar bagi masa depan ekonomi Indonesia. 

Hal ini disampaikan Wishnutama Kusubandio, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam acara AI The Next Chapter: Your Future in Indonesia’s Evolving Landscape yang digelar di Macquarie University, Sydney.

Dalam forum tersebut, Wishnutama menegaskan bahwa Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menentukan arah masa depan digitalnya sendiri. 

Baca juga: Forum 'AI The Next Chapter' di Sydney Dibuka dengan Antusiasme Tinggi dan Booth Interaktif

Menurutnya, momen perkembangan AI saat ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.

"Indonesia sangat berpeluang untuk menentukan dan membentuk masa depan digitalnya sendiri. Namun, hal itu tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan talenta terbaik," ujar Ketua Dewan Penasihat AI Forum Indonesia tersebut. 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi global dan lokal. 

"Diskusi seperti ini memberi kesempatan untuk menghubungkan keahlian global dengan potensi lokal," tambahnya.

Acara ini turut didukung berbagai pihak seperti AI Forum Indonesia, Australia-Indonesia Business Council, hingga komunitas pelajar Indonesia di Australia.

Menariknya lagi, acara ini tidak hanya berisi diskusi, tetapi juga aksi nyata untuk mendorong inovasi. 

Wishnutama menegaskan bahwa ide-ide dari peserta tidak akan berhenti di forum saja.

"Kami di sini bukan hanya untuk mendengarkan dan berbicara. Di akhir acara, kita akan menyeleksi ide-ide, dan ide terbaik akan kita realisasikan di Indonesia," jelas Wishnutama.

Artinya, gagasan dari anak muda berpeluang langsung diwujudkan menjadi solusi nyata di dalam negeri.

Dalam penjelasannya, Wishnutama juga mengajak semua pihak untuk melihat AI sebagai peluang, bukan ancaman.

Baca juga: Artha Graha Peduli Support Penguatan Talenta AI Indonesia Lewat Forum Internasional “AI The Next Chapter”

Ia membagi perkembangan ekonomi ke dalam tiga kategori, yakni:

  • Ekonomi tradisional
  • Ekonomi digital
  • Ekonomi pengalaman

Menurutnya, potensi dari sektor-sektor ini sangat besar. 

"Kami mencoba menghitung peluang ekonomi. Ekonomi digital sekitar 300 miliar dolar, dan ekonomi pengalaman bahkan lebih besar, sekitar 450 miliar dolar," ungkapnya.

Dengan kata lain, AI bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan di berbagai sektor tersebut. 

Meski penuh peluang, Wishnutama tidak menutup mata terhadap tantangan yang dibawa AI, terutama di sektor media dan industri kreatif.

Namun, ia tetap optimistis.

"Industri kreatif adalah salah satu yang menghadapi tantangan ini. Tapi saya percaya industri kreatif akan menemukan jalan keluar," katanya. 

Menurutnya, kreativitas manusia tetap menjadi kunci yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU