Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 05:11 WIB

Hadirkan Skin Anoman, Honor of Kings Gelar Pameran Wayang di Museum Nasional

Author

Honor of Kings (HOK) memperkenalkan skin Wayang Anoman. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Honor of Kings (HOK) memperkenalkan skin Wayang Anoman sebagai sebuah karya yang dibuat dengan penuh penghormatan untuk mengangkat kekayaan budaya tradisional Indonesia. 

Melanjutkan inisiatif tersebut, HOK menggandeng Museum Nasional Indonesia dalam menghadirkan sebuah pameran spesial selama empat hari, yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan memahami wayang melalui pengalaman yang relevan dengan minat mereka saat ini.

Secara umum, wayang dapat diartikan sebagai boneka untuk meniru orang. Wayang dibuat dari pahatan kulit atau kayu, dan digunakan untuk menampilkan tokoh dalam sebuah pertunjukan drama tradisional.

Baca juga: Kelompok Seniman Studio Mugidance Tour ke IRF Lombok Timur, Lahirkan Dua Karya Baru

Pemain wayang dikenal dengan istilah dalang. Biasanya wayang diciptakan sesuai dengan watak, sifat, dan perilaku yang dimiliki oleh suatu tokoh.

Pameran tersebut resmi dibuka pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 15.00 WIB di Hall B, Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. 

Pembukaan pameran itu dihadiri dan dipimpin oleh Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Giring Ganesha, bersama jajaran pimpinan museum serta para tamu undangan. 

Dalam sambutannya dan sesi diskusi, Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia menekankan pentingnya menghadirkan cara-cara yang relevan dan menarik bagi generasi muda untuk mempelajari serta memahami budaya tradisional, sebuah pesan yang tercermin dari tingginya antusiasme pelajar dan mahasiswa yang hadir di lokasi.

Kolaborasi Budaya: Pameran Tematik dan Pengalaman Imersif


Ilustrasi wayang. (Istimewa)

Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat menikmati dua program utama:

  • Wayang Display (Tema Pameran/Booth Tematik)

Sebuah instalasi visual yang menampilkan karakter dari semesta “Anoman Obong”, dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya wayang sekaligus menyoroti sosok legendaris Hanuman atau Anoman (Wukong).  

  • ImersifA (Immersive Show/Ruang Imersif)

Ruang pemutaran imersif di Museum Nasional Indonesia yang menghadirkan video resmi “Wukong Anoman” dalam format yang lebih mendalam dan interaktif.

Kehadiran tokoh cosplay Anoman, bintang esports, dan kreator konten ternama memberikan energi baru dalam upaya pelestarian budaya. 

Dengan melibatkan komunitas gim dan kalangan pelajar, pameran ini secara strategis menghubungkan kearifan lokal dengan dunia masa kini. 

Fokus utamanya adalah menjadikan budaya tradisional tetap hidup dan relevan melalui pengalaman interaktif dan konten digital yang digemari kaum muda.

Baca juga: Kemenbud dan Azerbaijan Bahas Penguatan Kerja Sama Sastra dan Warisan Budaya

Rekomendasi Waktu Kunjungan 

Museum Nasional Indonesia buka setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB. Aktivasi pameran dapat dinikmati sejak pagi hari, sementara ImersifA tersedia pada pukul 16.00–20.00 WIB. 

Pengunjung disarankan datang pada rentang waktu tersebut untuk menikmati pengalaman pameran secara maksimal.

Aktivasi Pengunjung di Lokasi

  • Wukong Anoman Museum Quest  
  • Share The Moment (UGC Activation) dan Video Challenge (PR Box Giveaway)   
  • HOK Benefits Challenge untuk merchandise eksklusif

Pengunjung dapat mengklaim tiket gratis melalui Instagram resmi @honorofkings.indonesia sesuai tanggal kunjungan yang diinginkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU