INDOZONE.ID - Meta lagi gila-gilaan investasi di dunia AI.
Perusahaan ini menghamburkan miliaran dolar untuk membangun infrastruktur, membeli chip, hingga membajak talenta AI kelas dunia dengan gaji yang bikin atlet profesional saja kalah.
Tapi walaupun investasinya besar, produk AI Meta sejauh ini belum benar-benar memikat pengguna dan masih berkutat pada editing tools dan konten AI yang sering dianggap AI slop.
Nah, sekarang Meta tampaknya siap naik level dan menghadirkan sesuatu yang jauh lebih praktis.
Baca juga: Meta Hadirkan Fitur Baru untuk Blokir Video Curian di Facebook dan Instagram
Proyek Baru: AI yang Merangkum Aktivitas Facebook Tiap Pagi
Menurut laporan The Washington Post, Meta sedang mengembangkan sebuah alat AI yang akan membaca aktivitas Facebook kamu dan merangkumnya jadi briefing pagi personal.
Proyek ini disebut secara internal sebagai Project Luna.
Sebagai gambaran, setiap pagi kamu akan mendapatkan ringkasan berisi pembaruan dari teman, grup, atau halaman yang kamu ikuti, tren yang relevan buat kamu, dan informasi dari sumber eksternal yang sudah dikurasi AI.
Kamu tinggal bangun tidur, buka brief pagi, dan semua hal penting yang terjadi di Facebook sudah dirangkum rapi layaknya buletin berita pribadi.
Kalau fitur ini terdengar familiar, kamu benar - OpenAI sudah lebih dulu meluncurkan ChatGPT Pulse dengan konsep serupa.
Bahkan Samsung punya fitur Now Brief di ponsel Galaxy, sementara Google sudah lama punya sistem At a Glance di Pixel.
Meta Bukan yang Pertama, Tapi Bisa Jadi yang Paling Sosial
Fitur seperti ini bukan hal baru, tapi Meta punya satu kelebihan besar: sosial.
Karena platform seperti Facebook memang dipenuhi interaksi personal, notifikasi sosial, grup komunitas, hingga event, ringkasan pagi yang digerakkan AI bisa terasa lebih personal dan relevan dibanding layanan lain.
Contoh, briefing bisa memberi tahu siapa yang ulang tahun, update keluarga, aktivitas grup hobi, highlight marketplace, atau tren viral yang terjadi malam sebelumnya.
Meta berencana menguji fitur ini di New York dan San Francisco sebelum menentukan arah pengembangan selanjutnya.
Belum jelas apakah fitur ini akan menyebar ke Instagram, Threads, atau WhatsApp.
Kenapa Ini Bisa Jadi Gebrakan Besar?
Meta sudah mencoba menyuntikkan Meta AI ke semua aplikasinya, termasuk ke smart glasses Ray-Ban.
Tapi banyak fitur yang dinilai nggak terlalu berguna atau bahkan mengganggu, misalnya konten video AI yang muncul di feed dan aplikasi Vibes yang ramai dikritik.
Berbeda dengan itu, briefing harian justru menawarkan nilai nyata mengurangi banjir notifikasi, merapikan info penting dalam satu paket, mempermudah kamu mengikuti aktivitas sosial tanpa harus buka aplikasi berjam-jam, dan memberi alasan kuat bagi pengguna untuk memakai Meta AI secara rutin.
Dengan kata lain, ini bisa jadi langkah pertama Meta untuk mengubah AI mereka dari sekadar gimmick menjadi fitur yang benar-benar membantu.
Baca juga: Meta Stop Aplikasi Messenger di Desktop! Begini Cara Aman Pindah ke Browser
Arah Besar Meta: Mengubah AI jadi Mesin Uang
Raksasa media sosial ini punya basis pengguna miliaran, tapi belum punya produk AI yang sukses secara komersial seperti ChatGPT atau Gemini.
Kalau Project Luna berhasil dan bisa diperluas ke ekosistem Meta lain, perusahaan berpotensi membuka sumber pendapatan baru dari layanan AI.
Untuk saat ini, fitur ini masih uji coba internal.
Tapi jika Meta serius mengejar OpenAI, Google, dan Microsoft, Project Luna bisa jadi langkah awal yang akhirnya menyambungkan AI dengan kekuatan terbesar Meta: jejaring sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com