Copilot Kini Punya Mode “Study and Learn”, Saingi ChatGPT dan Gemini untuk Teman Belajar Pintar
INDOZONE.ID - Microsoft kembali memperbarui Copilot dengan fitur terbaru bernama “Study and Learn”, yang dirancang khusus untuk membantu pelajar dan mahasiswa belajar lebih efisien.
Pembaruan ini hadir tepat waktu menjelang tahun ajaran baru dan menunjukkan bahwa Microsoft mulai serius menjadikan Copilot bukan hanya asisten kerja, tapi juga asisten belajar pribadi berbasis AI.
Baca juga: Gemini vs Copilot: Perbandingan Lengkap dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu
Copilot Study and Learn: Asisten Belajar yang Bikin Kamu Lebih Aktif
Fitur baru ini bisa diakses langsung melalui mode selector di Copilot, dan berfungsi layaknya tutor digital yang tidak hanya memberi jawaban cepat, tetapi juga mengarahkan kamu agar memahami langkah-langkah penyelesaian.
Berikut beberapa kemampuan utama dari mode Study and Learn:
- Copilot tidak langsung memberikan jawaban akhir, melainkan menuntun kamu berpikir langkah demi langkah layaknya guru privat.
- Jika kamu menemui kesulitan, Copilot akan memecah konsep menjadi bagian sederhana agar lebih mudah dipahami.
- Fitur ini juga menyimpan progres belajar dan riwayat sesi, sehingga kamu bisa melanjutkan dari titik terakhir kapan pun.
- Kamu dapat mengunggah catatan atau file PDF, dan Copilot akan membuat kuis atau latihan soal otomatis dalam hitungan detik.
Mengapa Fitur Ini Penting untuk Pelajar?
Dengan hadirnya Study and Learn, Copilot kini bertransformasi menjadi teman belajar sejati, bukan sekadar mesin pencari jawaban.
Microsoft menempatkan pendidikan di garis depan dengan menghadirkan kombinasi antara bimbingan belajar, pelacakan progres, dan latihan mandiri dalam satu platform.
Fitur pelacakan progres sangat berguna untuk mengikuti perkembangan materi setiap minggu, sementara kemampuan membuat soal latihan dari file membantu kamu beralih dari membaca ke mengingat dengan lebih cepat.
Copilot Kejar Ketertinggalan dari ChatGPT dan Gemini
Langkah ini juga menjadi strategi Microsoft untuk mengejar ketinggalan dari ChatGPT dan Google Gemini, dua platform AI yang sudah lebih dulu populer di dunia pendidikan digital.
ChatGPT telah memiliki fitur tutor interaktif yang mendorong pengguna berpikir melalui penjelasan langkah demi langkah.
Gemini mengubah catatan pelajaran menjadi kuis dan flashcard otomatis, lengkap dengan penjelasan yang mudah dipahami.
Kini, dengan Study and Learn, Copilot berada di level yang sama, terutama bagi kamu yang sudah terbiasa bekerja di ekosistem Microsoft seperti Word, OneNote, atau Teams.
Apa Selanjutnya dari Copilot?
Microsoft tampaknya mulai menyiapkan roadmap besar untuk Copilot, dengan mode-mode khusus sesuai kebutuhan pengguna.
Setelah “Study and Learn”, ke depan mungkin akan hadir mode untuk riset, produktivitas, hingga kreatifitas visual.
Kamu juga bisa menantikan:
- Jenis kuis yang lebih beragam (pilihan ganda, isian singkat, hingga analisis teks).
- Rangkuman progres belajar yang lebih jelas, lengkap dengan metrik pencapaian mingguan.
- Preset mata pelajaran yang memudahkan kamu beralih dari latihan matematika ke ulasan sastra tanpa perlu mengetik prompt panjang.
Dengan peluncuran Study and Learn, Microsoft berhasil membawa Copilot ke arah baru: AI yang bukan hanya menjawab, tapi juga mengajar.
Fitur ini membuka peluang besar bagi pelajar dan mahasiswa untuk belajar lebih mandiri, terarah, dan efisien, langsung di dalam lingkungan digital yang sudah familiar.
Jadi, kalau kamu sering menggunakan Microsoft 365 untuk kuliah atau kerja, kini saatnya mencoba Copilot versi terbaru ini karena belajar kini bisa terasa seperti punya tutor pribadi yang selalu siap membimbingmu.
Baca juga: Panduan Lengkap Pakai Microsoft Copilot: Begini Cara Daftar hingga Kelola Akun
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com