Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 15:15 WIB

OpenAI Rilis GPT-5 di ChatGPT, Ngasih Jawaban Makin Mirip Manusia

Author

OpenAI hadirkan GPT-5 di ChatGPT. (Tangkapan layar)

INDOZONE.ID - OpenAI resmi mengumumkan kehadiran GPT-5, yakni model terbaru yang digadang langkah penting menuju Artificial General Intelligence (AGI). Dibandingkan pendahulunya, GPT-5 hadir dengan peningkatan signifikan di berbagai bidang seperti pengodean, matematika, penulisan, kesehatan hingga persepsi visual.

Model ini dirancang untuk memahami kapan harus menjawab cepat dan kapan perlu berpikir lebih matang demi memberi jawaban yang lebih tepat.

OpenAI menyebut GPT-5 terasa lebih natural, bijaksana, serta memiliki tingkat “halusinasi” yang jauh lebih rendah.

“GPT-5 memberikan respons yang lebih jelas, akurat, dan aman,” tulis OpenAI dalam pernyataannya yang diterima Indozone, Minggu (10/8/2025)

Riset dan pengembangan model ini dilakukan selama beberapa tahun terakhir, dengan fokus pada penalaran, multimodalitas, dan keamanan.

Semua pengguna ChatGPT bisa mengakses GPT-5 secara gratis. Pelanggan ChatGPT Plus mendapat porsi penggunaan lebih besar, sementara pelanggan Pro memperoleh GPT-5 Pro, yaitu versi dengan penalaran yang lebih luas untuk hasil jawaban yang lebih mendalam.

OpenAI ChatGPT. (REUTERS/Dado Ruvic)

Peningkatan GPT-5:

Akurasi dan keandalan: Kemampuan menjawab lebih tepat dengan risiko informasi keliru yang lebih rendah.

Fitur baru – respons aman: Tidak sekadar menolak atau menerima semua permintaan, GPT-5 akan memberikan jawaban terbaik dalam batas aman, lengkap dengan alasan jika tidak bisa membantu.

Kemampuan coding: Model pengodean terkuat OpenAI sejauh ini, mampu membuat situs, aplikasi, dan game dengan desain menarik bahkan untuk pemula.

Penulisan adaptif: Lebih peka terhadap konteks dan berguna untuk alur kerja nyata.

Fokus kesehatan: Mampu menandai potensi masalah, mengajukan pertanyaan relevan, dan membantu memahami hasil medis.

Meski begitu, OpenAI menegaskan, ChatGPT tidak dirancang untuk menggantikan tenaga medis profesional.

Selain itu, GPT-5 kini dapat menyesuaikan jawaban berdasarkan konteks, pengetahuan pengguna, hingga lokasi geografis, sehingga hasilnya terasa lebih relevan.

Jadi kalau diibaratkan, GPT-4o (ChatGPT versi sebelumnya) itu sudah “pintar” kayak mahasiswa cumlaude, sedangkan GPT-5 lebih kayak profesor yang juga jago ngobrol santai.

Biar kelihatan jelas perbedaanya, ini salah satu simulasi dengan menggunakan satu contoh pertanyaan sama persis, yakni "Kenapa matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat?"

Jawaban GPT-4o

Matahari tampak terbit dari timur dan tenggelam di barat karena rotasi Bumi dari barat ke timur. Rotasi ini menyebabkan posisi Matahari berubah secara relatif terhadap Bumi, sehingga seolah-olah Matahari bergerak melintasi langit.

Jawaban GPT-5

Sebenarnya, Matahari nggak benar-benar “jalan” dari timur ke barat,  yang bergerak itu Bumi.

Bumi berotasi dari barat ke timur, jadi dari sudut pandang kita yang berdiri di permukaannya, Matahari terlihat muncul dari arah timur lalu pelan-pelan “jalan” ke barat sampai tenggelam.

Ibaratnya kamu duduk di kursi yang muter searah jarum jam, benda di sekitarmu bakal terlihat bergerak ke arah sebaliknya. Bedanya, kursi kita ini ukurannya satu planet.

Mudahnya GPT-4o fokus ke fakta inti, singkat, agak textbook.

Sementara GPT-5 tetap benar secara ilmiah, tapi bahasanya ringan, pakai analogi dan bikin pembaca lebih paham tanpa berasa baca buku pelajaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: OpenAI

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU