Selasa, 28 JULI 2026 • 03:30 WIB

HP 18W Pakai Charger 120W, Apakah Bikin Baterai Rusak?

Author

ilustrasi charger hp (pexels @Steve Johnson)

INDOZONE.ID - Ya, HP yang hanya mendukung pengisian daya hingga 18 watt boleh menggunakan charger 120 watt.

Daya 120 watt pada adaptor merupakan kapasitas maksimal yang bisa diberikan. Sedangkan besaran daya yang diterima, tetap diatur oleh sistem pengisian pada smartphone, sehingga tidak langsung masuk sebesar itu.

Charger 120 Watt Tidak Selalu Mengalirkan Daya Maksimal

Banyak orang mengira angka yang tertera pada charger menunjukkan daya yang selalu dikirim ke perangkat.

Padahal, charger 120 watt hanya memiliki kemampuan menyediakan daya hingga batas tersebut, jika perangkat memang mendukungnya.

Teknologi fast charging berdaya besar pada dasarnya bekerja seperti fast charging biasa. Perbedaannya hanya terletak pada kapasitas maksimumnya, yang kini mencapai 120 watt, 125 watt, hingga 150 watt.

Teknologi ini dikembangkan agar perangkat yang kompatibel mampu mengisi baterai berkapasitas 4.000 mAh sampai 5.000 mAh dalam waktu singkat, bahkan dari 0 persen hingga penuh sekitar 30 menit.

Karena itu, HP yang hanya mendukung pengisian 18 watt, tidak akan otomatis menerima daya sebesar 120 watt hanya karena menggunakan adaptor berkapasitas lebih tinggi.

Baca juga: Benarkah Kabel Charger yang Lebih Panjang Bikin HP Lebih Lama Terisi? Ini Penjelasannya

Kenapa Pengisian Tetap Aman?

Kekhawatiran mengenai charger berdaya besar sebenarnya sudah muncul sejak teknologi ini diperkenalkan.

Namun, sejumlah pakar teknologi menyatakan bahwa fast charging ratusan watt tetap aman karena didukung berbagai sistem pengaman pada perangkat.

Produsen smartphone telah membekali perangkat dengan chip khusus yang mengatur proses pengisian daya.

Chip tersebut bertugas menyesuaikan besarnya voltase, arus listrik, hingga memantau suhu selama proses charging berlangsung.

Dengan begitu, daya yang masuk tetap sesuai kemampuan perangkat.

Sebagai contoh, Oppo menggunakan chip khusus yang dipadukan dengan sekitar 10 sensor suhu.

Saat pengisian daya berkapasitas tinggi berlangsung, sensor akan memastikan suhu perangkat tetap terkendali, bahkan tidak melebihi sekitar 40 derajat Celsius.

Sementara itu, Xiaomi menghadirkan teknologi Multiple Tab Winding (MTW), yang membantu menyalurkan arus listrik lebih stabil dan teratur, selama proses pengisian berlangsung. 

Berkat sistem tersebut, HP tidak menerima daya secara berlebihan meskipun adaptor memiliki kapasitas jauh lebih besar.

Bahaya pakai charger HP palsu (freepiK)

Fitur Keamanan Juga Ada di Charger dan Powerbank

Perlindungan tidak hanya berasal dari smartphone. Beberapa charger dan powerbank modern juga dilengkapi teknologi pengaturan arus, salah satunya SmartIQ.

Teknologi ini mampu menyesuaikan distribusi arus sesuai kebutuhan perangkat yang sedang diisi daya.

Hasilnya, proses pengisian menjadi lebih stabil sekaligus membantu menjaga keamanan perangkat yang terhubung.

Tips Menggunakan Fast Charging dengan Aman

Walaupun teknologi fast charging berdaya besar dirancang aman, cara penggunaannya tetap berpengaruh terhadap hasil pengisian dan kondisi perangkat.

Beberapa hal yang disarankan antara lain, mematikan smartphone saat mengisi daya agar tidak ada konsumsi daya dari aplikasi yang berjalan.

Jika tetap ingin menggunakan HP dalam keadaan menyala, aktifkan mode pesawat untuk membantu mempercepat proses pengisian.

Baca juga: Arti Warna Port USB Charger: Ternyata Ini Alasan Warnanya Beda!

Selain itu, hindari mengisi daya di tempat bersuhu panas karena suhu tinggi dapat membuat baterai lebih cepat memuai dan menyebabkan smartphone menjadi lebih panas.

Pengisian juga akan lebih optimal, jika dilakukan pada suhu ruangan yang sejuk serta tidak terkena sinar matahari langsung.

Agar penggunaan baterai tetap terjaga, charger juga disarankan dilepas sebelum indikator mencapai 100 persen, misalnya saat daya sudah berada di kisaran 90 persen.

Kesimpulan

HP dengan dukungan pengisian maksimal 18 watt tetap aman menggunakan charger 120 watt. Hal ini karena smartphone telah dibekali chip pengatur daya yang menyesuaikan voltase, arus listrik, dan suhu selama proses pengisian.

Di sisi lain, sejumlah charger dan powerbank modern juga memiliki teknologi yang membantu menyalurkan daya secara stabil sesuai kebutuhan perangkat.

Supaya proses charging tetap optimal, gunakan charger original atau produk pihak ketiga yang memiliki standar keamanan memadai.

Membeli perangkat pengisian daya melalui toko resmi juga menjadi pilihan yang lebih aman untuk memastikan kualitas dan keasliannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dorangadget.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU