Kamis, 04 JUNI 2026 • 15:30 WIB

Cara Gunakan Citra Historis, Fitur yang Bisa Lihat Masa Lalu di Google Earth

Author

Google Earth (technogis.co.id)

INDOZONE.ID - Aplikasi Google Earth bukan sekadar peta digital biasa yang digunakan untuk mencari petunjuk arah atau rute perjalanan.

Platform global ini telah berevolusi menjadi mesin waktu virtual yang mampu membawa penggunanya melihat perubahan drastis wajah bumi dari tahun ke tahun.

Fitur dokumentasi historis ini menyimpan jutaan arsip citra satelit yang diambil dalam kurun waktu beberapa dekade terakhir.

Cara Melihat Masa Lalu di Google Earth

​Bagi para pengguna yang ingin menjelajahi sejarah suatu wilayah, Berikut adalah langkah-langkah untuk melihat masa lalu di Google Earth :

Baca juga: Polandia Larang Penggunaan Hp dan Smartwatch di Sekolah untuk Siswa di Bawah 16 Tahun

1. Buka Aplikasi Google Earth

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengakses platform Google Earth melalui komputer, baik menggunakan aplikasi versi desktop (Google Earth Pro) maupun melalui peramban web (Google Earth web).

Setelah aplikasi terbuka dan memuat halaman utama dengan sempurna, kamu akan disuguhkan tampilan bola dunia digital yang siap untuk dijelajahi ke berbagai penjuru.

2. Cari Lokasi yang Diinginkan

Gunakan fitur pencarian yang terletak di bagian sudut layar untuk menemukan lokasi spesifik yang kamu mau.

Kamu cuma perlu mengetikkan nama kota, tengara (landmark), jalan, atau koordinat geografis tertentu pada kolom tersebut, lalu tekan tombol enter.

Secara otomatis, sistem navigasi kamera akan bergerak secara dinamis dan memperbesar (zoom in) tampilan layar tepat di atas titik lokasi yang dituju.

3. Aktifkan Fitur Gambar Historis (Ikon Jam)

Setelah peta menampilkan lokasi sasaran, kamu perlu mengaktifkan menu penjelajahan waktu dengan mencari ikon berbentuk jam dinding kecil yang berada di baris menu bagian atas.

Mengklik ikon jam ini merupakan kunci utama untuk membuka brankas arsip digital Google Earth.

Begitu fitur ini aktif, sebuah garis waktu (timeline) interaktif akan langsung muncul di sudut kiri atas layar Anda.

Baca juga: Cara Menambah Kolom di Word yang Rapi dalam 3 Detik, Anti-Ribet!

4. Geser Tombol Waktu (Timeline)

Garis waktu yang muncul tersebut dilengkapi dengan tombol penggeser (slider) yang merepresentasikan urutan kronologis tahun pengambilan citra satelit.

Kamu dapat mengklik dan menggeser tombol tersebut ke arah kiri untuk mundur ke tahun-tahun terdahulu, atau menggesernya ke arah kanan untuk kembali ke pemetaan yang paling modern.

Setiap titik pada garis waktu tersebut menunjukkan ketersediaan foto udara yang berhasil diarsipkan oleh Google pada tahun atau bulan tertentu.

5. Amati Perubahan Lanskap Geografis

Saat kamu menggeser tombol ke tahun yang diinginkan, visualisasi peta pada layar akan langsung berubah secara dramatis menyesuaikan kondisi masa lalu kawasan tersebut.

Melalui langkah ini, kamu dapat mengamati secara langsung perkembangan pembangunan, perubahan tata lahan, hingga dampak perubahan lingkungan yang terjadi selama bertahun-tahun.

Rekaman visual ini memberikan gambaran nyata yang sangat detail mengenai bagaimana roda waktu mengubah wajah bumi.  

Google terus berkomitmen untuk memperbarui dan menambah basis data foto udara kuno hasil restorasi dari arsip-arsip lembaga antariksa dunia.

Proses digitalisasi ini memakan waktu yang cukup lama karena memerlukan teknik penyelarasan koordinat agar posisi peta kuno tidak meleset dari kondisi riil.

Hasilnya adalah visualisasi yang semakin presisi dari tahun ke tahun bagi para penjelajah dunia maya.

​Bagi pengguna perangkat telepon pintar, fitur melihat masa lalu ini kini juga dapat diakses melalui menu Google Earth khusus yang bernama Timelapse.

Baca juga: Waspada Halusinasi AI! Ini Penyebab Bot AI Berani Mengarang Fakta

Fitur bergerak ini menyajikan kompilasi video singkat mengenai perubahan bumi yang diambil secara konstan dari tahun 1984 hingga periode sekarang.

Melalui sentuhan jari, simulasi perubahan alam dapat dinikmati secara instan dalam genggaman tangan Anda.

​Kehadiran teknologi pelacakan waktu geografi ini semakin menegaskan posisi Google Earth sebagai pustaka visual bumi yang paling komprehensif.

Masyarakat umum kini memiliki kekuatan untuk mengawasi perkembangan planet ini tanpa harus meninggalkan meja kerja mereka sendiri.

Akses informasi yang terbuka lebar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif manusia akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Support.google.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU