INDOZONE.ID - Di era sekarang, dimana brand-brand saling bersaing dalam produk smartwatch, kini jam itu tidak lagi identik dengan harga mahal.
Di kisaran Rp100 ribu hingga Rp500 ribu, sudah banyak pilihan yang mampu memenuhi kebutuhan dasar. Mulai dari memantau aktivitas harian, menjaga kesehatan, hingga membantu tetap terhubung lewat notifikasi.
Meski begitu, banyaknya pilihan justru sering bikin bingung. Fitur terlihat mirip, harga beda tipis, tapi pengalaman pakainya bisa sangat berbeda.
Oleh karena itu, penting memahami apa yang benar-benar perlu diperhatikan sebelum membeli.
Cara Memilih Smartwatch Murah yang Tepat
Agar tidak salah pilih, berikut poin-poin penting yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli smartwatch di bawah Rp500 ribu:
- Pastikan kompatibel dengan smartphone: Cek apakah smartwatch mendukung sistem operasi HP kamu (Android atau iOS). Perhatikan juga versi minimalnya, misalnya Android 6.0 atau iOS 9.0 ke atas, agar semua fitur bisa berjalan optimal.
- Perhatikan daya tahan baterai: Jangan hanya melihat kapasitas (mAh), tapi juga durasi pemakaian. Umumnya smartwatch murah bisa bertahan hingga ±10 hari, tergantung penggunaan. Kalau kamu aktif, pilih yang baterainya lebih awet.
Baca juga: Simak Tips Memilih Charger Smartwatch yang Benar, Jangan Asal Beli
- Cek fitur utama yang tersedia: Minimal smartwatch harus punya Notifikasi (telepon, pesan, WhatsApp), Sport mode (pelacakan aktivitas olahraga), Health monitoring (detak jantung, SpO2, kualitas tidur)
- Pertimbangkan fitur tambahan: Beberapa fitur ekstra yang bisa jadi nilai tambah adalah GPS untuk pelacakan lokasi, Voice assistant untuk perintah suara, Remote camera untuk foto jarak jauh, Music control untuk mengatur lagu
- Pilih yang sudah tahan air: Minimal sertifikasi IP67 atau IP68 agar aman dari cipratan air, hujan, atau cuci tangan sehari-hari.
Rekomendasi Smartwatch Murah Terbaik
Berikut ini beberapa smartwatch di bawah Rp500 ribu yang layak dipertimbangkan, berdasarkan fitur dan value yang ditawarkan.
1. ADVAN S1 V2: Murah tapi Sudah Bisa Telepon
ADVAN S1 V2 jadi salah satu pilihan paling “aman” kalau kamu ingin fitur lengkap tanpa mikir panjang. Dengan harga yang relatif murah, fitur yang dibawa bahkan mendekati smartwatch di kelas lebih tinggi.
Dari sisi layar, ukurannya sudah 2,01 inci dengan resolusi 240 × 296 piksel. Tampilan cukup luas dan nyaman untuk membaca notifikasi atau navigasi menu.
Menariknya, smartwatch ini sudah mendukung panggilan Bluetooth langsung dari pergelangan tangan.
Untuk kesehatan, fitur yang tersedia cukup lengkap: detak jantung, tekanan darah, SpO2, sleep monitoring, hingga pelacakan siklus menstruasi. Tidak ketinggalan, ada lebih dari 100 mode olahraga untuk berbagai aktivitas.
Baterainya 350 mAh dengan penggunaan hingga sekitar 7–10 hari, tergantung intensitas pemakaian. Kompatibilitasnya juga luas, mendukung Android 6.0 ke atas dan iOS 9.0 ke atas.
2. Aolon Watch GTR 3: Stylish untuk Semua Gaya
Aolon Watch GTR 3 cocok untuk kamu yang ingin smartwatch yang tidak hanya fungsional, tapi juga enak dilihat. Desainnya modern dengan pilihan warna yang bisa menyesuaikan gaya pengguna.
Fitur kesehatannya cukup komprehensif, yakni pemantauan detak jantung, kadar oksigen (SpO2), tekanan darah, hingga analisis tidur. Semua data bisa diakses melalui aplikasi pendukung.
Baca juga: Xiaomi Watch S4 Resmi Masuk Indonesia: Smartwatch Mewah Rp1 Jutaan, Apa Saja Keunggulannya
Smartwatch ini juga dilengkapi 100 mode olahraga, sehingga cocok untuk pengguna aktif. Baterainya mampu bertahan sekitar 7 hari, cukup untuk pemakaian normal tanpa sering charging.
Tambahan fitur seperti alarm, pengingat minum, hingga pengingat duduk terlalu lama membuatnya terasa lebih “hidup” dalam penggunaan sehari-hari.
3. Wiselion LG69 Pro Max: Fokus pada Monitoring Kesehatan
Kalau fokus kamu adalah kesehatan, Wiselion LG69 Pro Max layak dipertimbangkan. Smartwatch ini membawa fitur 24 Hour Health Monitor, yang memungkinkan pemantauan kondisi tubuh secara real-time.
Fitur yang tersedia mencakup detak jantung, kualitas tidur, dan kadar oksigen dalam darah. Untuk aktivitas olahraga, tersedia lebih dari 100 mode yang bisa dipilih.
Layarnya cukup besar (sekitar 2,1 inci) dengan tampilan yang jernih dan responsif. Pengisian daya juga sudah menggunakan wireless charging, jadi lebih praktis.
Kekurangannya ada di baterai yang hanya bertahan sekitar 1–2 hari. Namun, itu sebanding dengan fitur monitoring yang aktif sepanjang waktu.
4. SKMEI B56: Unik dengan Fitur Kalkulator
SKMEI B56 menawarkan sesuatu yang jarang ditemukan di smartwatch lain, yakni fitur kalkulator langsung di perangkat. Mungkin terlihat sederhana, tapi cukup berguna untuk kebutuhan cepat.
Selain itu, smartwatch ini tetap dilengkapi fitur standar seperti pemantauan detak jantung, kualitas tidur, dan mode olahraga hingga 100 jenis.
Baterainya bisa bertahan hingga 10 hari, menjadikannya salah satu yang paling awet di kelas harga ini. Desainnya juga unisex, cocok digunakan oleh pria maupun wanita.
5. HAYLOU LS02 Pro: Baterai Awet dan Fungsional
HAYLOU LS02 Pro unggul di satu hal yang sering jadi masalah smartwatch murah: baterai. Dengan daya tahan hingga 10 hari, kamu tidak perlu sering-sering mengisi ulang.
Fitur kesehatannya meliputi pemantauan detak jantung secara real-time dan pelacakan kondisi tubuh. Selain itu, tersedia juga remote camera yang memungkinkan kamu mengambil foto dari jarak jauh.
Smartwatch ini juga memiliki lebih dari 100 mode olahraga dan sudah dilengkapi sertifikasi IP68, sehingga aman digunakan saat aktivitas sehari-hari, termasuk terkena air.
Baca juga: 6 Smartwatch Baterai Tahan Lama, Nggak Perlu Cas Tiap Hari!
Desainnya ergonomis dan nyaman dipakai dalam waktu lama, cocok untuk penggunaan harian.
Apa yang Membedakan Smartwatch Murah?
Smartwatch di kelas entry-level umumnya fokus pada fungsi dasar. Kamu tetap bisa menikmati fitur seperti notifikasi, mode olahraga, dan pemantauan kesehatan sederhana. Namun, ada beberapa kompromi yang perlu dipahami.
Dari sisi material, smartwatch murah biasanya menggunakan plastik atau logam ringan. Layarnya pun cenderung masih IPS dengan resolusi standar, belum secerah panel AMOLED yang ada di kelas lebih tinggi.
Soal baterai, kapasitasnya berkisar di angka 200–300 mAh. Artinya, kamu mungkin perlu mengisi daya lebih sering dibanding smartwatch premium.
Beberapa juga belum mendukung integrasi penuh dengan aplikasi tertentu, meskipun untuk kebutuhan harian masih cukup memadai.
Dengan kata lain, smartwatch murah tetap layak dipakai selama ekspektasinya realistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Id.my-best.com