Jumat, 10 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Biar Nggak Sepi Penonton, Ini Cara Kontenmu Auto Viral

Author

Ilustrasi anak di bawah umur main sosial media. (Sumber: Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah melihat konten di TikTok, Instagram, atau platform lainnya yang temanya sederhana, tapi mampu meraih banyak like, komentar, hingga share? Kemungkinan besar, konten tersebut berhasil menerapkan call to action dengan baik.

Tanpa disadari, saat membuat konten kreatif, kamu sebenarnya sedang melatih kemampuan digital marketing. Layaknya seorang sales, kreator konten juga “menjual” nilai, keunikan, dan identitas diri melalui ide yang dituangkan menjadi karya.

Namun, tidak sedikit kreator pemula yang masih ragu untuk memulai. Alasan yang sering muncul antara lain jumlah pengikut yang masih sedikit, interaksi rendah, hingga kurang percaya diri tampil di depan kamera.

Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar konten lebih menarik dan berpotensi viral, meski akun masih tergolong baru.

Baca juga: 12 Tips Simpel supaya Konten Kamu FYP dan Viral di TikTok, Kreator Baru Wajib Tahu!

Syarat Konten Kreatif agar Lebih Menarik

Mengacu pada modul Universitas Terbuka “Penulisan Konten Baru” karya Aryo Subarkah Eddyono, setidaknya ada lima unsur penting dalam konten, yaitu inovatif, menarik, unik, interaktif, dan bernilai.

Konten inovatif berarti kamu terus mengikuti perkembangan tren dan berani bereksperimen. Audiens cenderung mencari sesuatu yang baru dan segar.

Selanjutnya, konten harus menarik. Meski sudah mengikuti tren, tanpa narasi atau visual yang kuat, konten bisa terasa datar. Perlu sentuhan kreativitas agar audiens betah menonton.

Keunikan juga menjadi faktor penting. Konten yang menonjol biasanya memiliki ciri khas, baik dari cara penyampaian, sudut pandang, maupun gaya personal kreatornya.

Kemudian, konten perlu bersifat interaktif. Meski tanpa menampilkan wajah, kreator tetap bisa membangun kedekatan dengan audiens melalui cara penyampaian yang engaging.

Terakhir, konten harus memiliki nilai. Entah itu menghibur, informatif, atau sekadar menghilangkan rasa bosan, nilai ini yang membuat audiens kembali lagi.

Cara Menentukan Niche dan Branding

Salah satu tantangan terbesar dalam dunia konten adalah menentukan niche atau identitas diri. Padahal, hal ini bisa dimulai dari hal sederhana: mengenali diri sendiri.

Mengacu pada buku “Jago Ngonten di Instagram, TikTok, dan YouTube” karya Aruni, kamu bisa mulai dengan mencatat kelebihan, kekurangan, serta kemampuan yang dimiliki. Dari situ, tentukan topik yang paling nyaman untuk dibagikan.

Selain itu, penting untuk terus memperluas wawasan dengan membaca dan berlatih. Pengetahuan yang luas akan memudahkan dalam menemukan ide konten, sekaligus membantu beradaptasi jika tren berubah.

Pentingnya Memahami Audiens

Ilustrasi konten kreator membuat video. (Freepik)

Sebelum konsisten membuat konten, penting untuk memahami siapa audiensmu. Hal ini bisa dilakukan melalui analisis insight, interaksi komentar, hingga riset sederhana seperti kuesioner.

Dengan memahami audiens, kamu bisa menyesuaikan gaya bahasa, topik, hingga format konten agar lebih relevan.

Baca juga: Strategi dan Cara Optimasi YouTube Shorts agar Konten Berpotensi Viral

Cara Membuat Konten Lebih Menarik dan Banyak Views

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan agar konten lebih menarik dan berpotensi viral.

  1. Selalu perhatikan kebutuhan audiens. Amati komentar atau pesan yang masuk untuk mengetahui apa yang mereka cari.
  2. Buat judul dan hook yang kuat. Kalimat pembuka yang singkat, padat, dan memancing rasa penasaran sangat penting, terutama di platform seperti TikTok.
  3. Gunakan teknik storytelling. Narasi yang emosional dan runtut dapat membuat audiens lebih terhubung dengan konten.
  4. Gunakan bahasa yang santai dan luwes. Bahasa yang terlalu formal cenderung membuat audiens cepat bosan.
  5. Bangun interaksi dengan audiens. Ajak mereka berdiskusi atau memberikan respons agar merasa dilibatkan.

Terakhir, konsistensi adalah kunci. Meski belum mendapat banyak interaksi, teruslah berkarya dan tingkatkan kualitas konten secara bertahap.

Dengan strategi yang tepat dan konsistensi, peluang konten untuk berkembang dan menjangkau lebih banyak audiens akan semakin besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pustaka.ut.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU