INDOZONE.ID - Panik karena foto atau dokumen penting terhapus? Tenang, status “terhapus permanen” di Android maupun iOS tidak selalu berarti file benar-benar hilang. Secara teknis, sistem hanya menandai ruang penyimpanan sebagai kosong agar bisa diisi data baru. Selama file tersebut belum tertimpa, peluang untuk memulihkannya masih terbuka.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan foto yang terhapus, baik tanpa aplikasi maupun dengan bantuan software tambahan.
1. Cek folder “Sampah” di galeri
Sebagian besar ponsel Android seperti Samsung, Xiaomi, dan OPPO sudah memiliki fitur tempat sampah.
Cara aksesnya cukup mudah: buka Galeri → masuk ke menu Album atau ikon tiga titik → pilih “Sampah” atau “Baru saja dihapus”.
Biasanya, foto masih tersimpan hingga 30 hari sebelum dihapus permanen.
Baca juga: Cara Mengembalikan Foto dan Video yang Terhapus Permanen di HP
2. Gunakan fitur “Recently Deleted” di iPhone
Pengguna iPhone juga memiliki fitur serupa di aplikasi Photos.
Buka Photos → pilih tab Albums → gulir ke bagian bawah → masuk ke “Recently Deleted”.
Folder ini dilindungi Face ID atau Touch ID, dan foto akan tersimpan selama 30 hari.
3. Pulihkan dari Google Photos
Jika sinkronisasi aktif, Google Photos bisa jadi penyelamat.
Buka Google Photos → masuk ke Library → pilih “Bin”.
Foto yang sudah dicadangkan biasanya tersimpan hingga 60 hari.
4. Akses iCloud melalui browser
Untuk pengguna iPhone, foto juga bisa dipulihkan lewat iCloud.
Caranya: buka iCloud.com → login Apple ID → pilih Photos → masuk ke “Recently Deleted” → klik Recover.
Cara ini tetap bisa digunakan meski perangkat sudah tidak tersedia.
Baca juga: Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus di iPhone dan Android
5. Gunakan aplikasi recovery seperti DiskDigger
Jika foto sudah tidak ada di folder sampah, kamu bisa mencoba aplikasi pihak ketiga.
DiskDigger bisa diunduh di Play Store dan digunakan tanpa root dengan fitur Basic Scan.
Namun, hasil foto yang dikembalikan terkadang memiliki kualitas lebih rendah.
6. Gunakan software PC untuk deep scan
Jika hasil masih belum maksimal, gunakan software di komputer seperti Dr.Fone atau EaseUS.
Sambungkan HP ke laptop, aktifkan USB Debugging, lalu lakukan pemindaian mendalam.
Metode ini lebih kuat, tetapi biasanya fitur penuh hanya tersedia di versi berbayar.
Perlu diingat, keberhasilan mengembalikan foto sangat bergantung pada kondisi memori. Jika ruang penyimpanan sudah tertimpa data baru, file lama tidak bisa dipulihkan kembali.
Karena itu, pencegahan tetap jadi langkah terbaik. Aktifkan fitur backup otomatis ke cloud seperti Google Photos atau iCloud, serta lakukan pencadangan manual ke laptop atau hard disk secara berkala.
Jika foto terhapus, sebaiknya segera hentikan penggunaan ponsel, terutama untuk mengambil foto baru atau mengunduh file. Dengan begitu, peluang untuk mengembalikan data akan tetap besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Easeus.com