INDOZONE.ID - Pernah tiba-tiba menerima pesan aneh berisi promo tidak jelas atau tautan mencurigakan di handphone kamu? Awalnya mungkin terasa sepele, tapi jika dibiarkan, pesan-pesan ini bisa mengganggu bahkan membahayakan keamanan data pribadi kamu.
Fenomena tersebut dikenal sebagai spam, dan kini semakin sering muncul seiring meningkatnya aktivitas digital.
Spam bukan hanya memenuhi inbox, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk penipuan dan kejahatan siber.
Oleh karena itu, penting untuk memahami apa itu spam dan bagaimana cara mengenalinya. Yuk, kenali spam lebih jauh sekaligus cara efektif untuk menghilangkannya dari handphone kamu:
Pengertian SPAM
Spam merupakan singkatan dari Sending and Posting Advertisement in Mass, yaitu praktik penyalahgunaan sistem elektronik untuk mengirim pesan secara massal.
Pesan-pesan ini umumnya berisi iklan, promosi, atau ajakan tertentu yang dikirim tanpa persetujuan penerima.
Aktivitas pengiriman pesan massal tersebut dikenal sebagai spamming, sementara pelakunya disebut spammer.
Baca juga: 7 Rekomendasi Layanan Email dengan Fitur Anti Spam Terbaik, Apa Saja?
Awalnya, spam hanya banyak ditemui melalui email dan sering dianggap sekadar gangguan.
Namun, seiring perkembangan teknologi digital, bentuk spam semakin beragam dan menyebar ke berbagai platform.
Kini, spam bisa dengan mudah ditemukan di WhatsApp, kolom komentar blog, hingga media sosial, sehingga kewaspadaan pengguna menjadi semakin penting.
Jenis-jenis SPAM
Adapun jenis-jenis SPAM di dunia digital yang perlu kamu ketahui agar bisa tertasi:
1. Email Phishing
Email phishing adalah bentuk spam yang dirancang untuk mencuri informasi sensitif seperti data login atau detail kartu kredit.
2. Pemalsuan Email
Pemalsuan email merupakan spam yang meniru identitas pengirim tepercaya, seperti perusahaan atau institusi besar. Tujuannya adalah memanipulasi korban agar melakukan tindakan tertentu.
3. Spam Pesan Instan atau Messenger
Spam jenis ini menyasar platform pesan instan seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan X. Pesannya sering berisi tautan mencurigakan atau promosi yang tidak relevan.
Nah, karena lebih personal, spam ini sering kali sulit dibedakan dari pesan biasa.
4. Komentar Spam
Baca juga: Kenali Jenis-jenis Telepon Spam dan Cara Efektif Menghindarinya
Komentar spam biasanya muncul di blog, forum, atau media sosial dalam bentuk balasan yang tidak relevan. Isinya sering berupa tautan ke situs mencurigakan atau promosi tertentu.
5. Spam Browser
Spam browser memanfaatkan notifikasi peramban untuk menarik perhatian pengguna. Biasanya muncul setelah pengguna tanpa sadar menyetujui izin notifikasi dari situs tertentu.
Dampak Spam dalam Penggunaan Digital
Nah setelah kamu tahu jenis-jenis SPAM di dunia digital, berikut beberapa dampaknya jika tidak berhati-hati :
- Spam mengganggu produktivitas kamu karena waktu habis untuk memilah dan menghapus pesan yang tidak penting.
- Pesan penting juga berisiko terlewat karena tertimbun oleh spam di inbox.
- Spam juga dapat membawa malware atau virus yang membahayakan perangkat dan data pribadi.
- Phishing lewat spam berpotensi menyebabkan pencurian identitas dan kerugian finansial.
- Volume spam yang tinggi dapat membebani sistem dan infrastruktur digital.
- Pengguna maupun organisasi perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk sistem keamanan anti-spam.
- Spam juga bisa menimbulkan rasa kesal, stres, dan menurunkan kepercayaan terhadap komunikasi digital.
Cara Menghindari SPAM
Melihat dampaknya yang berbahaya, adapun beberapa cara menghentikan spam:
- Kenali ciri phishing dengan selalu memeriksa alamat email pengirim, karena email resmi biasanya menggunakan domain perusahaan yang jelas dan terpercaya.
- Laporkan spam yang lolos ke inbox agar sistem penyaring email bisa bekerja lebih baik sekaligus mencegah pesan serupa muncul kembali.
- Aktifkan autentikasi dua faktor untuk menambah lapisan keamanan, sehingga akun tetap aman meski kata sandi diketahui pihak tidak bertanggung jawab.
- Gunakan perangkat keamanan siber agar tautan atau lampiran berbahaya dari spam bisa terdeteksi sebelum merusak perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telkomuniversity, Malwarebytes