INDOZONE.ID - Di era digital seperti sekarang, gadget sudah jadi bagian penting dalam hidup sehari-hari. Tapi saat perangkat rusak, mencari tempat servis yang aman dan terpercaya bisa jadi tantangan tersendiri.
Tak sedikit konsumen tertipu oleh oknum tempat servis nakal. Mulai dari biaya yang tiba-tiba membengkak, sparepart ditukar, hingga perangkat justru makin rusak setelah diperbaiki.
Agar kamu tidak menjadi korban, berikut 5 tips servis gadget aman menurut Angga Wijaya, pemilik Wijaya Mac Service di Jakarta, yang telah berpengalaman bertahun-tahun menangani perbaikan perangkat Apple. Yuk simak!
Baca juga: Ini Alasan iPhone 17 Dibanderol Lebih Murah dari iPhone 16
1. Pastikan Diagnosis Diberikan Secara Jelas
Tempat servis yang profesional akan memberikan penjelasan detail mengenai kerusakan, penyebab, dan langkah perbaikan yang akan dilakukan. Jangan pernah menyerahkan gadget sebelum tahu dengan pasti apa yang rusak.
"Setiap pelanggan berhak tahu apa yang sebenarnya rusak, berapa biaya komponennya, dan apakah benar harus diganti atau masih bisa diperbaiki," ujar Angga saat diwawancara.
Jadi, waspadai tempat servis yang langsung “memvonis” harus ganti komponen mahal tanpa pemeriksaan menyeluruh.
2. Minta Estimasi Biaya Sebelum Pengerjaan
Sebelum perbaikan dimulai, minta estimasi biaya tertulis agar tidak ada biaya tambahan yang muncul di akhir. Tempat servis yang terpercaya akan transparan soal harga dan menjelaskan perbedaan antara komponen original, OEM, atau rekondisi.
3. Lihat Proses Pengecekan Jika Memungkinkan
Tempat servis yang aman biasanya memperbolehkan pelanggan melihat proses pengecekan secara langsung. Ini penting agar kamu tahu bahwa gadget benar-benar ditangani dengan hati-hati dan tidak ada komponen yang diam-diam diganti tanpa izin.
Baca juga: Apple Selangkah Lagi Menuju Valuasi 4 Triliun Dolar, iPhone 17 Jadi Pendorong Utama
4. Pastikan Ada Garansi Perbaikan
Setiap hasil perbaikan seharusnya disertai garansi tertulis, minimal untuk memastikan jika terjadi masalah kembali dalam jangka waktu tertentu. Garansi ini menunjukkan bahwa teknisi percaya diri dengan hasil kerjanya dan bertanggung jawab atas layanan yang diberikan.
5. Cek Reputasi dan Ulasan Pelanggan Sebelumnya
Sebelum memilih tempat servis, selalu cari tahu reputasinya. Kamu bisa membaca ulasan di Google Maps, media sosial, atau forum teknologi. Tempat servis yang baik biasanya memiliki banyak ulasan positif, respons cepat, dan tidak menutupi identitas teknisinya.
6. Jangan Langsung Ganti Komponen
Tidak semua kerusakan membutuhkan penggantian part baru. Misalnya, layar retak bisa saja cukup dengan mengganti kaca, bukan LCD penuh. Begitu juga handphone yang mati total, mungkin masih bisa diperbaiki tanpa mengganti logicboard.
Kasus yang paling merugikan adalah ketika sparepart original milik konsumen diam-diam ditukar dengan yang palsu atau bekas.
“Banyak juga yang mengeluhkan waktu perbaikan lama hingga berbulan-bulan dengan alasan menunggu sparepart, tapi tidak diinfokan di awal dan tidak bisa dibatalkan," tambah Angga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara