Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 APRIL 2026 • 21:40 WIB

Lebih Hemat WiFi atau Kuota? Panduan Lengkap Mengatur Budget Internet

Lebih Hemat WiFi atau Kuota? Panduan Lengkap Mengatur Budget Internetrouter wifi (unsplash @Misha Feshchak)

INDOZONE.ID - Di era sekarang, internet sudah hampir sama pentingnya dengan air, listrik, dan kebutuhan primer lainnya yang sulit dipisahkan dengan aktivitas sehari-hari.

Namun, karena biaya internet yang tidak murah, salah satu pertanyaan yang sering dibuat debat adalah "lebih hemat wifi atau kuota?"

Banyak orang terjebak dalam persepsi bahwa kuota seluler lebih murah hanya karena harga paketnya yang terlihat terjangkau di aplikasi operator.

Namun, jika kita melihat lebih dalam menggunakan kacamata kalkulasi profesional, kenyataannya sering kali berbanding terbalik.

WiFi broadband sering kali dianggap mahal karena adanya biaya instalasi dan tagihan bulanan yang tetap, padahal secara akumulatif, ia menawarkan nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi bagi pengguna tertentu.

Kalkulasi Biaya: Mobile Data Jauh Lebih Mahal per GB

Hal yang paling mudah utnuk dijadikan tolak ukur tentang murah tidaknya provider/operator adalah dengan membandingkan biaya per GigaByte (GB).

Tidak dapat dipungkiri, jika dilihat dari harga per GBnya WiFi sudah pasti jauh lebih mahal dibandingkan kuota internet.

Baca juga: WiFi Lemot Padahal Langganan Mahal? Ini Cara Cek 'Penumpang Gelap' di Jaringan Kamu!

Perbedaan ini tidak hanya sedikit, melainkan bisa mencapai 10 hingga 50 kali lipat tergantung pada provider yang digunakan.

Jika diambil contoh, Sebuah paket WiFi broadband rumah standar di Indonesia biasanya dipatok di harga Rp300.000 hingga Rp450.000 per bulan

Dengan biaya tersebut, pengguna mendapatkan kuota yang sangat besar hingga mencapai 1.000 GB atau bahkan tanpa batas (unlimited) tanpa penurunan kecepatan yang signifikan.

Jika kita membagi Rp300.000 dengan 1.000 GB, maka harga internet per GB paling murah yang didapat adalah Rp300.

Bandingkan dengan paket data seluler. Paket data "besar" sebesar 50 GB biasanya dijual dengan harga sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000.

Jika dihitung, harga per GBnya berada di angka Rp2.000 hingga Rp3.000. Dari sini terlihat jelas bahwa secara satuan, WiFi broadband jauh lebih ekonomis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sammobile.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lebih Hemat WiFi atau Kuota? Panduan Lengkap Mengatur Budget Internet

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!