sd card, sim card, sim ejector (pixabay @tomekwalecki)
INDOZONE.ID - Notifikasi "Ruang Penyimpanan Hampir Habis" adalah masalah klasik bagi pengguna Android.
Ketika memori internal menyentuh batas maksimal, ponsel biasanya mulai menunjukkan gejala melambat, aplikasi sering tertutup sendiri (force close), hingga kegagalan saat ingin mengunduh aplikasi baru dari Play Store.
Banyak pengguna mengira bahwa satu-satunya cara adalah dengan menghapus foto atau aplikasi kesayangan. Padahal, ada solusi praktis yang sering terlupakan: memaksimalkan slot MicroSD.
Dengan memahami cara memindahkan aplikasi ke kartu SD, Anda bisa memberikan "napas baru" bagi memori internal ponsel tanpa harus kehilangan data penting.
Sebelum membahas teknis pemindahan, penting untuk memahami mengapa memori internal kita cepat sesak. Saat ini, ukuran aplikasi dan gim Android semakin membengkak.
Sebuah gim populer bisa memakan ruang hingga 2GB, belum lagi data cache dari aplikasi media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Baca juga: 6 Aplikasi Bawaan Samsung Galaxy yang Aman Dihapus, Biar Memori Gak Penuh!
Masalah tersebut umum terjadi pada ponsel dengan memori internal terbatas (misalnya 32GB atau 64GB). Di sinilah peran kartu SD menjadi krusial.
Sejak Android versi 5.0 (Lollipop) hingga versi terbaru, Google telah menyertakan fitur untuk mengalihkan beban penyimpanan ke memori eksternal.
Tidak semua kartu memori dan tidak semua ponsel bisa melakukan trik ini dengan lancar. Agar performa HP tetap terjaga setelah pemindahan, perhatikan syarat-syarat berikut:
Kecepatan baca-tulis kartu SD sangat memengaruhi kecepatan aplikasi. Gunakan kartu SD dengan minimal Class 10, UHS-I, atau yang memiliki label A1/A2 (App Performance Class). Kartu SD kelas rendah akan membuat aplikasi loading sangat lama.
Pastikan perangkat Anda minimal menggunakan Android 5.0. Pada versi Android 6.0 (Marshmallow) ke atas, terdapat fitur bernama Adoptable Storage yang memungkinkan kartu SD menyatu dengan memori internal.
Samsung EVO Sd Card (SSG Official Store Tokopedia)
Satu hal yang perlu dicatat secara direct: Tidak semua aplikasi bisa dipindahkan. Pengembang aplikasi seperti WhatsApp atau aplikasi perbankan biasanya mengunci datanya di memori internal demi alasan keamanan dan stabilitas sistem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pricebook.co.id