Jumat, 04 OKTOBER 2024 • 14:34 WIB

Mengenal Augmented Reality: Teknologi yang Makin Marak Dipakai E-Commerce

Author

Ilustrasi AR untuk belanja online.

INDOZONE.ID - Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan konten digital, seperti gambar atau model 3D, dengan dunia nyata. 

AR dapat digunakan untuk melihat objek virtual, yang seolah-olah muncul juga di dunia nyata. Misalnya, dalam menggunakan smartphone, kamu bisa melihat bagaimana sebuah sofa akan terlihat di ruangan itu tanpa harus membelinya dulu. 

Ilustrasi e-commerce untuk membeli paket

Ketika kamera smartphone kamu diarahkan ke sudut ruangan tertentu, sofa itu akan muncul di layar ponselmu. Alhasil, kamu dapat menilai kecocokannya untuk dibeli atau tidak.

Hal demikian membuat pengalaman belanja makin menarik. Melalui artikel ini, kita dapat melihat bagaimana AR bermanfaat, apa tantangannya, dan bagaimana masa depannya dalam dunia Electronic Commerce (E-Commerce) atau kegiatan jual-beli melalui media elektronik (internet).

Manfaat Augmented Reality

Bagi konsumen, AR akan sangat membantu dalam berbelanja online. Pelanggan dapat merasakan interaksi langsung dengan produk yang dibutuhkan dengan mudah, bahkan tanpa menyentuhnya langsung. 

Berbagai produk dapat dicoba secara virtual, misalnya pakaian, aksesoris, hingga make up. Produk tersebut dapat tampil dengan gambar 3D yang memungkinkan pengguna dapat mengeksplorasi lebih jauh, seperti memutar dan memperbesar item. 

Baca Juga: Menyelami Dunia Baru: Kemajuan Teknologi VR dan AR dalam Permainan Video

Penggunaan AR dalam E-Commerce telah terbukti bermanfaat. Melansir dari Sitetuners, yang memberikan laporan dari XR Today, tercatat bahwa 57 persen pelanggan cenderung membeli produk dari merek yang menyertakan AR ke dalam toko online mereka. 

Lebih dari itu, pelanggan yang terlibat dengan AR di sebuah aplikasi, menghabiskan waktu 20,7 persen lebih banyak dan melihat produk 1,28 kali lebih sering. 

Dampak Augmented Reality

AR telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam e-commerce. Hampir 30 persen penjualan daring telah meningkat dan 94 persen produk yang menggunakan AR lebih laku. 

Contoh nyata juga ditunjukkan oleh Sephora, mereka menggunakan fitur AR untuk menciptakan alat virtual bagi konsumen supaya dapat mencoba secara daring. Mereka menunjukkan, AR dapat mendorong pertumbuhan bisnisnya sebesar 11,4%.

Saat ini, lebih dari 32 persen konsumen belanja online telah menggunakan AR untuk membantunya dalam berbelanja online. Angka ini juga diperkirakan masih akan terus meningkat selama pelanggan masih menggunakan smartphone-nya dalam berbelanja.

Tantangan Penggunaan Augmented Reality

Dalam menggunakan AR, beberapa hal teknis sangat perlu untuk diperhatikan. Misalnya, kamera dan memori perangkat. 

Ilustrasi berbelanja di e-commerce. (Freepik/rawpixel.com)

Sejatinya, AR menuangkan gambar, video, dan sejenisnya ke dalam smartphone. Hal-hal tersebut dapat diproses menggunakan kamera dan memerlukan memori. 

Oleh karena itu, dua hal ini sangat perlu memiliki kualitas yang baik. Dengan begitu, pengalaman pelanggan dalam berbelanja akan lebih maksimal.

Selain itu, keamanan dan privasi pelanggan juga menjadi tantangan tersendiri ketika menggunakan AR. Sebab, kamera harus digunakan dalam proses menikmati fitur AR.

Ditambah lagi, lokasi dan sensor lainnya juga perlu digunakan. Hal ini perlu dipastikan melalui kebijakan penggunaan data yang transparan dan terpercaya. 

Masa Depan Augmented Reality 

AR akan menjadi bagian penting dalam e-commerce, terutama dalam bentuk gambar 3D-nya dan integrasi dengan Virtual Reality (VR). Pada 2024, diperkirakan pengguna AR dalam e-commerce meningkat 1,73 miliar dari tahun lalu. 

Baca Juga: Setelah Amerika Serikat, Google akan Uji Coba Headset AR di Kanada

Hal ini juga didukung oleh nilai pasar yang meningkat karena diperkirakan akan mencapai nilai USD50 miliar. Selain itu, pengalaman berbelanja dengan menggunakan AR diperkirakan terhitung 200 persen lebih menarik daripada tanpa AR.

AR telah menciptakan pengalaman berbelanja online dengan lebih maksimal. Selain lebih memudahkan, AR juga dapat lebih memberi kepastian. 

Banyak orang akan menyukai sebuah kepastian, khususnya ketika telah berekspektasi terhadap produk yang diinginkan. Melihat perkembangan ini, AR tidak hanya bermanfaat bagi pelanggan, tetapi juga para penjual untuk meningkatkan penghasilannya. 


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sitetuners

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU