INDOZONE.ID - CEO Telegram, Pavel Durov, dikabarkan memiliki 100 anak. Padahal, Pavel Durov belum menikah.
Diketahui, dia pun lebih memilih hidup bersama ketimbang menikah. Sejauh ini, Juli Vavilova diduga sebagai kekasih dari CEO Telegram itu.
Sekadar informasi, Juli Vavilova ada saat Pavel Durov ditangkap di Bandara Le Bourge, Prancis, Sabtu 24 Agustus 2024, waktu setempat.
Lalu, apakah 100 anak Pavel Durov lahir dari rahim Juli Vavilova? Ternyata, tidak demikian.
Baca Juga: CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap saat Turun dari Jet Pribadi
Donor Sperma
Pavel Durov punya cerita tersendiri untuk menjadi ayah dari 100 anak. Cerita ini dimulai dari 15 tahun lalu kala seorang teman menawarkan Pavel Durov, untuk mendonorkan spermanya ke sebuah klinik.
Tujuan penawaran itu adalah supaya teman tersebut memiliki anak nantinya. CEO Telegram itu sempat skeptis sebelum mengiyakan permintaan temannya tersebut.
Pavel Durov bahkan menjadi pendonor sperma reguler di klinik itu. Bagaimana tidak, pemilik klinik itu mengklaim sperma Pavel Durov berkualitas tinggi.
Nah, baru-baru ini, pemilik klinik tersebut memberitahu Pavel Durov, bahwa ada 100 anak di 12 negara yang lahir berkat spermanya.
Baca Juga: Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov Ditahan oleh Otoritas Prancis di Bandara Le Bourget.
Perlu diketahui, Pavel Durov tidak lagi menyumbangkan spermanya sejak beberapa tahun lalu. Akan tetapi, sperma Pavel Durov masih digunakan di klinik-klinik besar seluruh dunia.
Kenapa bisa? Ternyata, klinik-klinik tersebut telah membekukan sperma Pavel Durov. Nantinya, sperma Pavel Durov akan digunakan sesuai kebutuhan.
Jadi Candaan Elok Musk
Perihal Pavel Durov punya 100 anak, jadi bahan candaan untuk Bos Tesla, Elon Musk. Melalui media sosialnya, Elon Musk membandingkan CEO Telegram itu dengan Genghis Khan, penguasa Mongolia pada 1206 hingga kematiannya pada tahun 1227, yang memiliki ribuan anak.
Sementara itu, Pavel Durov masih ditahan di Prancis. Dia ditangkap atas dugaan kejahatan terorganisasi di aplikasi perpesanannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Times Of India, India Times