Rabu, 22 JULI 2026 • 10:30 WIB

Batal Rilis! Alasan Apple Buang Chip Extreme dan Stop Mac Pro

Author

mac pro m2 extreme canceled (macrumors)

INDOZONE.ID - Apple ternyata pernah mengembangkan chip M2 Extreme dan M3 Extreme untuk Mac Pro.

Namun, menurut laporan terbaru dari Bloomberg, kedua chip tersebut tidak pernah diluncurkan karena Apple menilai, biaya produksinya terlalu tinggi. Sementara permintaan terhadap Mac Pro, dinilai tidak cukup besar untuk mendukung proyek tersebut.

Dirancang Lebih Bertenaga dari Chip Ultra

Dalam buletin Power On, jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, kembali mengungkap, Apple sempat menyiapkan chip "Extreme" sebagai penerus di atas lini Ultra.

Informasi ini sebenarnya pertama kali ia laporkan pada 2022, lalu kembali dibahas dalam laporan terbarunya. Chip "Extreme" dirancang menawarkan peningkatan performa yang signifikan.

Jika chip Ultra sudah menggabungkan dua chip Max dalam satu paket, maka versi Extreme disebut akan memiliki jumlah inti CPU dan GPU dua kali lebih banyak dibandingkan chip Ultra.

Menurut Gurman, konsep tersebut memang ditujukan untuk menghadirkan prosesor paling bertenaga yang pernah dibuat Apple untuk lini Mac.

Baca juga: Apple Rilis iOS 27 Beta, Ini 8 Fitur Baru yang Wajib Dicoba

Dipersiapkan untuk Mac Pro

Apple mengembangkan M2 Extreme dan M3 Extreme sebagai otak utama Mac Pro, komputer desktop kelas profesional yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi berat.

Dengan jumlah inti pemrosesan dan grafis yang jauh lebih besar, chip tersebut diproyeksikan mampu menangani beban kerja profesional, mulai dari produksi konten hingga tugas komputasi intensif lainnya.

Gurman juga menyebut nama Extreme merupakan pilihan yang paling masuk akal sebagai jenjang di atas Ultra, jika Apple benar-benar memutuskan memasarkannya.

Produksi Mahal, Permintaan Dinilai Terlalu Kecil

Meski sempat dikembangkan, Apple akhirnya membatalkan peluncuran kedua chip tersebut. Alasan utamanya adalah biaya produksi yang tinggi.

Semakin besar ukuran chip dan semakin banyak inti yang digunakan, semakin mahal pula proses pembuatannya.

Di sisi lain, Apple menilai pasar Mac Pro tidak cukup besar untuk menutupi investasi tersebut.

Dengan kata lain, perusahaan melihat, pengembangan chip kelas ekstrem tidak memberikan nilai bisnis yang sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan.

Baca juga: Bocoran iPhone 18 Pro Muncul di Dark Web, Dokumen Rahasia Apple Ikut Terungkap

Mac Pro Kini Tidak Lagi Diproduksi

Laporan Bloomberg juga menyebutkan, Apple tidak hanya membatalkan chip Extreme, tetapi juga menghentikan lini Mac Pro pada tahun ini setelah sekitar 20 tahun hadir di pasaran.

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri rencana Apple menghadirkan prosesor paling bertenaga dalam keluarga Apple Silicon.

Meski M2 Extreme dan M3 Extreme tidak pernah mencapai tahap peluncuran.

Keberadaan proyek ini menunjukkan bahwa Apple sempat mempertimbangkan membawa performa Mac ke level yang jauh melampaui chip Ultra sebelum akhirnya mengubah arah strateginya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Macrumors

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU